Inovasi Menu Kekinian, Clay Coffee Space Tegaskan Eksistensi sebagai Ruang Publik 24 Jam

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menu Baru Clay Coffee Space. (Dok-Istimewa)

Foto: Menu Baru Clay Coffee Space. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Clay Coffee Space kembali memperkuat posisinya di tengah persaingan industri kuliner dengan meluncurkan sejumlah menu baru yang dirancang untuk menjawab selera pecinta kopi dan makanan kekinian.

Peluncuran menu tersebut digelar di Clay Coffee Space, Jalan Jatinegara Kaum Km 17, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026), sekaligus menegaskan komitmen kafe ini sebagai ruang publik yang melayani pengunjung selama 24 jam penuh.

Kegiatan peluncuran menu baru ini dihadiri oleh perwakilan Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, serta jajaran manajemen Clay Coffee Space.

Selain sebagai agenda pengenalan produk, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pelaku usaha kuliner, komunitas lokal, dan insan pers di wilayah Jakarta Timur.

Manager Clay Coffee Space, Nurdinysah Ilham, menjelaskan bahwa kehadiran menu baru merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.

Menurutnya, dinamika gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin fleksibel menuntut tempat berkumpul yang tidak hanya nyaman, tetapi juga dapat diakses kapan saja.

“Clay Coffee Space kami rancang sebagai ruang terbuka bagi siapa pun yang membutuhkan tempat untuk berdiskusi, bekerja, atau sekadar bersantai. Karena itu, kami membuka layanan dan menerima pesanan selama 24 jam,” ujar Nurdinysah Ilham kepada awak media.

Nurdinsyah menambahkan, inovasi menu dilakukan melalui riset terhadap tren kuliner yang berkembang, tanpa mengesampingkan konsistensi rasa dan kualitas bahan baku. Hal ini dinilai penting agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang sama baiknya, baik pada jam sibuk maupun di luar jam operasional kafe pada umumnya.

Adapun menu baru yang diperkenalkan mencakup ragam minuman berbasis kopi dan non-kopi, seperti Strawberry Cheesecake, Choco Berry, Matcha Strawberry, Butterscotch Salted, hingga Red Berry Candy. Sementara untuk pilihan makanan, Clay Coffee Space menghadirkan sajian ringan hingga camilan pendamping, di antaranya Waffle Strawberry Jam, Waffle Cream Oreo, serta Yakitori Chicken.

Tim manajemen Clay Coffee Space, Helmi Azzam dan Jatmiko Tri Kusuma, menyampaikan bahwa pengembangan menu ini tidak lepas dari masukan pelanggan dan komunitas yang selama ini menjadikan Clay Coffee Space sebagai tempat berkegiatan. Menurut mereka, karakter pengunjung yang beragam, mulai dari pekerja, mahasiswa, hingga komunitas kreatif, menjadi pertimbangan utama dalam merancang menu yang variatif dan inklusif.

“Kami tidak hanya fokus pada makanan dan minuman, tetapi juga pada ekosistem yang ada di dalam kafe. Clay Coffee Space kami buka untuk berbagai aktivitas komunitas, diskusi, hingga hiburan, sehingga pengunjung merasa memiliki ruang bersama,” kata Helmi Azzam.

Sementara itu, Jatmiko Tri Kusuma menambahkan bahwa konsep ruang yang nyaman dan fleksibel menjadi nilai tambah di tengah menjamurnya usaha kafe di Jakarta Timur. Dirinya optimistis, dengan kombinasi inovasi menu, suasana yang mendukung, serta layanan 24 jam, Clay Coffee Space mampu mempertahankan loyalitas pelanggan sekaligus menarik pengunjung baru.

Dari sisi pengamat kuliner, inovasi menu dan jam operasional penuh dinilai sebagai langkah adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban yang memiliki pola aktivitas tidak terikat waktu. Namun demikian, konsistensi kualitas pelayanan dan manajemen operasional tetap menjadi tantangan yang harus dijaga agar konsep tersebut berjalan berkelanjutan.

Dengan terus melakukan pembaruan menu, memperkuat jejaring komunitas, dan menjaga kualitas layanan, Clay Coffee Space menegaskan ambisinya untuk tetap relevan dan kompetitif.

Ke depan, manajemen berharap kafe ini dapat menjadi salah satu destinasi kuliner dan ruang interaksi sosial unggulan di Jakarta Timur, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman, aman, dan mudah diakses kapan pun.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mendag dan Menpar Resmikan BINA Indonesia Great Sale 2025
Ketua Umum Angelique Verina,Dunia Ekonomi Kreatif Muda Indonesia (DEKRAFMI) Peduli
PEKERTI Gelar CEO Forum 2025, Dorong Sinergi Industri PKRT Hadapi Tantangan Menuju Indonesia Emas
Daun Sawit Disulap Jadi Pewarna Tekstil, Indonesia Pimpin Inovasi Global
SOS Children’s Villages Indonesia Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Workshop Joint Action for Smart & Empowerment Community
BI Aceh Dorong Jurnalis Kuasai Teknologi AI Lewat Forum Komunikasi di Sabang
MY BABY Kids Dorong Kepercayaan Diri dan Kreativitas Anak Lewat Kidsversity 2025, Membangun Generasi Luar Biasa di Era Digital
Ketua ASRINDO: Industri Refraktori Jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:29 WIB

Inovasi Menu Kekinian, Clay Coffee Space Tegaskan Eksistensi sebagai Ruang Publik 24 Jam

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:23 WIB

Mendag dan Menpar Resmikan BINA Indonesia Great Sale 2025

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:05 WIB

Ketua Umum Angelique Verina,Dunia Ekonomi Kreatif Muda Indonesia (DEKRAFMI) Peduli

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:33 WIB

PEKERTI Gelar CEO Forum 2025, Dorong Sinergi Industri PKRT Hadapi Tantangan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:39 WIB

Daun Sawit Disulap Jadi Pewarna Tekstil, Indonesia Pimpin Inovasi Global

Berita Terbaru

Lembaga Survei KedaiKOPI merilis laporan hasil riset kualitatif bertajuk Eksplorasi Kriteria Pemimpin Ideal Nasional pada Selasa (13/1/2026).

Nasional

Survei KedaiKOPI Ungkap Kriteria Pemimpin Ideal Versi Publik

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:32 WIB