TVRI Tayangkan Seluruh Piala Dunia 2026, UMKM Bebas Gelar Nobar Tanpa Lisensi

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Piala Dunia 2026 akan digelar di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko (Dok-REUTERS/Carlos Barria)

Foto: Piala Dunia 2026 akan digelar di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko (Dok-REUTERS/Carlos Barria)

JAKARTA – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) menegaskan komitmennya untuk menayangkan seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara resmi dan terbuka bagi masyarakat.

Kepastian tersebut sekaligus diiringi kebijakan yang memberi ruang luas bagi publik dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) tanpa dikenakan biaya lisensi.

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyampaikan bahwa sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, TVRI memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk memanfaatkan siaran tersebut dalam kegiatan nobar yang bersifat nonkomersial besar, termasuk di warung, kafe kecil, balai warga, hingga ruang publik lainnya.

Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari mandat TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang mengedepankan akses informasi dan hiburan yang merata.

“Kami ingin memastikan Piala Dunia dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. TVRI membuka kesempatan bagi UMKM, komunitas, dan pemerintah daerah untuk menggelar nobar tanpa harus terbebani biaya perizinan, selama siaran berasal dari TVRI dan tidak dimanfaatkan secara melanggar ketentuan,” ujar Iman.

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia.

DJKI menilai langkah TVRI sebagai contoh konkret pengelolaan hak siar yang tidak hanya patuh terhadap prinsip pelindungan kekayaan intelektual, tetapi juga berpihak pada kepentingan publik dan penguatan ekonomi rakyat.

Direktur Penegakan Hukum DJKI, Arie Ardian Rishadi, mengatakan bahwa kepastian izin dari pemegang hak siar merupakan elemen penting dalam mencegah pelanggaran hak cipta dan hak terkait. Dalam konteks ini, kebijakan TVRI justru menjadi sarana edukasi hukum yang efektif bagi masyarakat.

“TVRI telah menunjukkan praktik baik dalam pengelolaan hak kekayaan intelektual. Dengan memberikan izin nobar secara terbuka dan gratis bagi UMKM dan masyarakat, TVRI memastikan kegiatan tersebut legal sekaligus mendidik publik agar selalu menghormati hak siar,” kata Arie, Kamis (15/1/2026).

Menurut Arie, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa kegiatan nobar tanpa izin pemegang hak dapat berpotensi melanggar hukum. Oleh karena itu, kejelasan sikap dari TVRI sebagai pemegang hak siar resmi menjadi rujukan penting agar aktivitas publik tetap berada dalam koridor hukum.

Lebih lanjut, DJKI menilai kebijakan ini membuktikan bahwa pelindungan kekayaan intelektual tidak selalu identik dengan pembatasan aktivitas ekonomi. Sebaliknya, ketika dikelola secara proporsional, hak siar justru dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil.

Sementara itu, Iman Brotoseno menegaskan bahwa penyelenggaraan nobar juga dapat dikolaborasikan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, kementerian dan lembaga, komunitas olahraga, hingga sponsor lokal. TVRI, kata dia, mendorong agar momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai ajang kebersamaan sekaligus penggerak ekonomi lokal.

“Piala Dunia bukan hanya peristiwa olahraga, tetapi juga peristiwa sosial. Kami ingin kehadiran TVRI memberi dampak nyata bagi masyarakat, termasuk meningkatkan aktivitas ekonomi UMKM selama turnamen berlangsung,” ujarnya.

DJKI memandang inisiatif tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan, berbasis kepatuhan hukum.

Dengan adanya kepastian hukum dari pemegang hak siar, pelaku usaha dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir terhadap potensi pelanggaran kekayaan intelektual.

Sebagai informasi, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. DJKI mengimbau masyarakat agar tetap memastikan setiap pemanfaatan siaran dilakukan secara sah dan bertanggung jawab sebagai bentuk dukungan terhadap pelindungan kekayaan intelektual nasional.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Pepsodent Dukung Kholidin Menuju Para Games 2026, Kesehatan Mulut Jadi Bagian Penting Performa Atlet
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Kepulangan Suporter Persija-Persib
Polda Metro Jaya Kerahkan 17.800 Personel Gabungan Kawal Duel Persija-Persib di GBK
Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030
Relawan Bersihkan Sampah Pasca Lomba Dayung di Bawah Jembatan Paliwara, Soroti Sistem Pengelolaan Lingkungan
E-Sports Kapolri Cup 2026 Buka Ruang Talenta Digital, Polri Tekankan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas
Jakarta Siap Jadi Motor Sukses PON 2028, Rp166 Miliar Disiapkan Benahi Venue
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:30 WIB

Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK

Rabu, 23 September 2026 - 12:23 WIB

Pepsodent Dukung Kholidin Menuju Para Games 2026, Kesehatan Mulut Jadi Bagian Penting Performa Atlet

Sabtu, 12 September 2026 - 16:26 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Kepulangan Suporter Persija-Persib

Jumat, 11 September 2026 - 23:29 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 17.800 Personel Gabungan Kawal Duel Persija-Persib di GBK

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030

Berita Terbaru

Polri

Kapolda Banten Silaturahmi dengan Ulama Pandeglang

Rabu, 14 Okt 2026 - 23:40 WIB

Foto: Personel Brimob dan petugas kepolisian berada di lokasi ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026)

pariwisata

Sejumlah Ruko Rusak dan Warga Terluka Akibat Ledakan Ciputat

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:51 WIB