JAKARTA – Artis asal Malaysia, Mario Penang, tengah menggarap video klip untuk lagu religi berjudul “Keagungan-Mu”, karya cipta Rara Anggraini. Proses pengambilan gambar dilakukan pada Jumat (30/1/2026) di salah satu masjid yang berada di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Produksi video klip ini menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Pemilihan masjid sebagai lokasi pengambilan gambar dinilai selaras dengan pesan spiritual yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut. Nuansa religius dan kekhusyukan ibadah menjadi latar utama visualisasi video klip yang mengangkat tema keagungan Tuhan, refleksi diri, serta ajakan untuk terus meningkatkan keimanan.
Usai proses pengambilan gambar, Mario Penang menjelaskan keterlibatannya dalam proyek ini bukan semata-mata sebagai pengisi vokal, melainkan juga sebagai bentuk dukungan terhadap musisi dan karya religi Indonesia agar dapat dikenal lebih luas, termasuk di tingkat regional hingga internasional.
“Dalam prosesnya, sebelum rekaman saya sempat berdiskusi, apakah saya akan menyumbang vokal penuh atau hanya sebagian. Intinya, saya ingin membantu dan mendukung agar lagu ini bisa berkembang dan dikenal masyarakat luas,” ujar Mario Penang kepada awak media.
Menurut Mario, kolaborasi lintas negara merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan musik religi, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan negara-negara Asia lainnya.
“Harapan saya, kalau bisa lagu ini dikenal sampai Asia, itu sudah alhamdulillah. Kalau bisa internasional tentu lebih baik. Yang penting kita saling mendukung agar karya-karya religi terus maju,” katanya.
Mario Penang juga menekankan pentingnya konsistensi bagi seorang penyanyi dalam berkarya, khususnya di genre religi. Ia menilai bahwa musisi tidak boleh berhenti pada satu karya saja, melainkan harus terus produktif agar pesan-pesan moral dan spiritual dapat tersampaikan secara berkelanjutan.
“Sebagai penyanyi dan seniman, kita tidak boleh berhenti di satu titik. Minimal harus terus mengeluarkan karya, entah satu single dalam setahun atau enam bulan sekali. Lagu itu seperti investasi; ketika dirilis dengan tepat, bisa meledak dan diterima masyarakat,” jelasnya.
Dikenal luas sebagai penyanyi dengan lagu-lagu ceria dan penuh pesan moral, Mario Penang mengakui bahwa membawakan lagu religi merupakan tantangan tersendiri, namun sekaligus menjadi ruang refleksi spiritual dalam perjalanan kariernya.
“Sebelumnya saya juga pernah membawakan lagu-lagu bernuansa religi dan kolaborasi dengan musisi Indonesia. Itu pengalaman yang sangat berharga. Sekarang saya kembali terlibat dalam rangkaian karya religi ini, dan mudah-mudahan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” tuturnya.
Mario menambahkan, keterlibatannya dalam lagu “Keagungan-Mu” juga merupakan bentuk komitmen untuk mendukung penyebaran musik religi hingga ke Malaysia dan negara lain.
“Saya ingin membantu mensupport agar lagu ini dikenal, khususnya di Malaysia dan juga di luar negeri,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Mario Penang menyampaikan pesan kepada seluruh tim produksi dan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, agar tetap menjaga semangat dan tidak mudah menyerah.
“Pesan saya untuk seluruh tim, khususnya tim Gema Pro, tetap semangat dan jangan putus asa. Karya yang baik pasti akan menemukan jalannya sendiri,” pungkasnya.
Dengan hadirnya kolaborasi lintas negara ini, lagu religi “Keagungan-Mu” diharapkan tidak hanya menjadi pengiring spiritual di bulan Ramadan, tetapi juga mampu memperkuat persaudaraan dan pertukaran budaya musik antara Indonesia dan Malaysia.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































