Home / PWI

HPN 2026 di Sekadau, PWI Kalbar Dorong Jurnalis Tetap Kritis di Tengah Teknologi AI

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat, Kundori, memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Sekadau, Sabtu (14/2/2026)

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat, Kundori, memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Sekadau, Sabtu (14/2/2026)

Sekadau – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat, Kundori, menegaskan, Hari Pers Nasional (HPN) 2026 merupakan momentum refleksi bagi seluruh insan pers untuk meneguhkan komitmen terhadap profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“HPN bukan hanya perayaan, tetapi momentum refleksi. Pers harus terus menjaga profesionalisme dan integritas di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Kundori saat memberikan sambutan di acara Syukuran HPN 2026 di Kabupaten Sekadau, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Kundori, pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Di tengah dinamika sosial, politik, dan pembangunan di Kalimantan Barat, pers memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial, penyambung aspirasi rakyat, sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan berkeadilan.

Kundori menambahkan, tema kegiatan yang digelar PWI Sekadau awak media “Adaptif dan Kritis di Era AI” sangat relevan dengan perkembangan saat ini. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik.

“AI mampu membantu proses riset data, transkripsi wawancara, analisis informasi hingga produksi konten secara cepat dan masif. Namun, kita tidak boleh kehilangan kendali,” tegasnya.

Kundori menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Dewan Pers telah merumuskan berbagai kebijakan dan panduan untuk merespons ancaman disinformasi, disrupsi teknologi AI, krisis kepercayaan publik, serta masa depan jurnalisme.

Salah satunya adalah Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang panduan penggunaan AI dalam karya jurnalistik. Regulasi tersebut menegaskan bahwa AI tidak boleh menggantikan peran jurnalis manusia, melainkan hanya sebagai alat bantu, dengan jurnalis tetap menjadi pengendali utama guna menjamin akurasi dan keabsahan berita.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Publisher Rights yang mewajibkan platform digital bertanggung jawab atas konten jurnalistik. Kebijakan ini bertujuan mengatasi ketimpangan ekosistem digital dan melindungi media lokal dari ancaman pengambilalihan konten oleh platform berbasis AI.

Kundori turut mengapresiasi kolaborasi antara PWI Kabupaten Sekadau dengan organisasi wartawan lokal dalam menginisiasi kegiatan HPN 2026 di daerah. Menurutnya, sinergi organisasi pers sangat penting untuk memperkuat kapasitas wartawan daerah agar tidak tertinggal dalam transformasi digital.

“Ke depan, kita berharap insan pers di Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Sekadau, mampu menjadi jurnalis yang profesional, berkompeten, serta melek teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai penjaga kebenaran,” ujarnya.

Kundori mengajak seluruh insan pers menjadikan momentum HPN 2026 sebagai titik tolak memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers, serta membangun ekosistem media yang sehat, independen, dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Penertiban Bangunan Liar di Kampung Bali Berjalan Tertib, Camat Tanah Abang Kedepankan Dialog
Camat Tanah Abang Kedepankan Dialog, Penertiban Bangunan Liar di Kampung Bali Berjalan Tertib
PWI Jaya Genjot Persiapan MHT 2026, Ajang Jurnalistik Bergengsi Berhadiah Rp255 Juta
H. Diapari Sibatangkayu Wafat, PWI Kehilangan Penjaga Etika dan Integritas Pers
Program Hapus Tato Gratis Banjir Peminat, Peserta Ingin Dilanjutkan
Di Usia Tiga Tahun, Radarjakarta.id Didorong Tetap Menjadi Media yang Amanah dan Kredibel
OKK PWI Jaya Angkatan ke-24 Tahun 2026 Berjalan Sukses, 39 Wartawan Ikuti Pembekalan Profesi dan Organisasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:04 WIB

Penertiban Bangunan Liar di Kampung Bali Berjalan Tertib, Camat Tanah Abang Kedepankan Dialog

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:40 WIB

Camat Tanah Abang Kedepankan Dialog, Penertiban Bangunan Liar di Kampung Bali Berjalan Tertib

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:36 WIB

PWI Jaya Genjot Persiapan MHT 2026, Ajang Jurnalistik Bergengsi Berhadiah Rp255 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:33 WIB

H. Diapari Sibatangkayu Wafat, PWI Kehilangan Penjaga Etika dan Integritas Pers

Berita Terbaru