RI-AS Kantongi Komitmen Investasi USD 38,4 Miliar di US-Indonesia Business Summit 2026

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat memasuki babak baru. Melalui US-Indonesia Business Summit 2026 yang digelar di Washington D.C., Rabu (18/2), dunia usaha Amerika Serikat menyatakan dukungan kuat terhadap penguatan perdagangan, industri, dan investasi di Indonesia.

Hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat memasuki babak baru. Melalui US-Indonesia Business Summit 2026 yang digelar di Washington D.C., Rabu (18/2), dunia usaha Amerika Serikat menyatakan dukungan kuat terhadap penguatan perdagangan, industri, dan investasi di Indonesia.

Washington D.C. — Hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat memasuki babak baru. Melalui US-Indonesia Business Summit 2026 yang digelar di Washington D.C., Rabu (18/2), dunia usaha Amerika Serikat menyatakan dukungan kuat terhadap penguatan perdagangan, industri, dan investasi di Indonesia.

Forum bisnis ini diselenggarakan oleh U.S. Chamber of Commerce, US-ASEAN Business Council, dan U.S.-Indonesia Society. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dalam rangkaian acara, mulai dari roundtable meeting, penyampaian keynote speech pada Gala Iftar Dinner, hingga menyaksikan penandatanganan 11 kesepakatan kerja sama antara perusahaan Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan pasar global.

Saya memahami cara kerja pasar. Pasar menghargai transparansi, disiplin, dan kredibilitas. Tanggung jawab saya sebagai Presiden adalah memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan memastikan Indonesia memenuhi standar internasional demi menjaga kepercayaan investor jangka panjang,” ujar Prabowo.

Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya forum bisnis yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), serta asosiasi usaha guna memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Menurut Airlangga, kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia, khususnya pada sektor inovasi digital, kecerdasan artifisial, semikonduktor, mineral kritis, ketahanan rantai pasok, transisi energi, industri pengolahan, hingga industri agro.

Airlangga juga menyoroti rampungnya Agreement on Reciprocal Trade (ART) sebagai tonggak penting dalam hubungan dagang kedua negara. Perjanjian ini dinilai akan membuka akses pasar yang lebih luas serta mengurangi berbagai hambatan perdagangan, baik tarif maupun non-tarif.

Kesepakatan dalam ART akan memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga semakin menarik investasi di berbagai sektor, baik di Indonesia maupun di Amerika Serikat,” kata Airlangga.

Komitmen Kerja Sama Tembus USD 38,4 Miliar
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kerja sama perdagangan dan investasi dengan total nilai komitmen mencapai USD 38,4 miliar. Kesepakatan ini mencakup rencana pembelian barang serta penanaman investasi di berbagai sektor strategis.

Di sektor agro, total nilai pembelian mencapai USD 4,5 miliar, antara lain untuk komoditas soybeans senilai USD 1,37 miliar, wheat hingga 2030 sebesar USD 1,25 miliar, corn USD 855 juta, cotton USD 244 juta, serta produk agro lainnya senilai USD 800 juta.
Sementara itu, sektor industri manufaktur mencatatkan komitmen investasi sebesar USD 33,91 miliar. Nilai tersebut mencakup kerja sama antara KADIN dan US-ASEAN Business Council senilai USD 2 miliar, kesepakatan bahan baku industri shredded worn clothing sebesar USD 200 juta, serta rencana investasi industri semikonduktor yang mencapai USD 4,89 miliar dan USD 26,7 miliar.

Seluruh penandatanganan kesepakatan dilakukan di hadapan Presiden Prabowo pada sesi Gala Iftar Dinner dan ditandatangani langsung oleh pimpinan perusahaan dari kedua negara. Pemerintah berharap, realisasi komitmen ini akan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Berita Terkait

Pemerintah Dorong Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Kerja Sama Keuangan Global
Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Pemerintah Dorong Tata Kelola Tambang Rakyat Berkelanjutan di Papua Barat
Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional
Survei KedaiKOPI: 88,8 Persen Pemudik Puas, Penggunaan Kendaraan Pribadi Masih Dominan
PROMO FASTCO PARKING: Tarif Hemat Parkir Aman, Solusi Cerdas di Tengah Padatnya Margonda
Ekspansi PT CACS di Industri Cleaning Service: Target Ribuan Rekrutmen dan Bebrapa Proyek hingga Pertengahan 2026
Indonesia Fit Festival 2026 Usung “The Sweat Awakening”, Padukan Olahraga, Musik, dan Gaya Hidup Urban
Airlangga Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Australia, Fokus Produktivitas dan SDM
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:09 WIB

Pemerintah Dorong Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Kerja Sama Keuangan Global

Sabtu, 11 April 2026 - 13:12 WIB

Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Pemerintah Dorong Tata Kelola Tambang Rakyat Berkelanjutan di Papua Barat

Rabu, 8 April 2026 - 15:35 WIB

Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 16:21 WIB

Survei KedaiKOPI: 88,8 Persen Pemudik Puas, Penggunaan Kendaraan Pribadi Masih Dominan

Sabtu, 4 April 2026 - 07:24 WIB

PROMO FASTCO PARKING: Tarif Hemat Parkir Aman, Solusi Cerdas di Tengah Padatnya Margonda

Berita Terbaru