Kemenko Perekonomian Evaluasi Kinerja 2025, Deputi 3 Siapkan Program Prioritas 2026

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital (Deputi 3) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Dialog Kinerja Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus merumuskan arah program prioritas pada tahun ini.

Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital (Deputi 3) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Dialog Kinerja Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus merumuskan arah program prioritas pada tahun ini.

Jakarta –  Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital (Deputi 3) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Dialog Kinerja Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus merumuskan arah program prioritas pada tahun ini.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon mengatakan dialog kinerja tersebut difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis yang dihadapi selama 2025, termasuk efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja di lingkungan Deputi 3.

Dialog kali ini berfokus pada isu-isu strategis yang dihadapi sepanjang tahun 2025. Evaluasi ini menjadi dasar refleksi organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja ke depan,” ujar Ali di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada sesi awal, kegiatan diisi dengan pemaparan tugas dan fungsi serta peran masing-masing unit kerja dalam mendukung koordinasi dan sinkronisasi kebijakan Kemenko Perekonomian, termasuk pelayanan publik yang telah dijalankan sepanjang 2025.

Peserta dialog juga membahas berbagai tantangan pelaksanaan tugas, kebutuhan penguatan koordinasi antarunit, hingga rekomendasi perbaikan proses kerja. Hasil diskusi tersebut diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan strategi kinerja yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sektor perniagaan dan ekonomi digital.

Sesi inti dialog kinerja diarahkan pada pembahasan rencana program dan target kinerja tahun 2026. Sejumlah agenda utama yang dibahas antara lain penyusunan Perjanjian Kinerja (PK) sebagai komitmen pencapaian sasaran kinerja yang terukur, penguatan pembangunan Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan publik.

Selain itu, dialog ini juga menjadi langkah awal penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Deputi 3 periode 2025–2029 sebagai panduan kebijakan jangka menengah.

Beberapa program prioritas turut dibahas untuk pelaksanaan sepanjang 2026. Di antaranya inisiatif gig economy yang telah mulai berjalan sejak pertengahan Januari 2026, yang diarahkan untuk memperkuat ekosistem kerja digital serta memberikan ruang inklusif bagi pekerja lepas di platform digital.

Ali juga menegaskan kelanjutan dan penguatan program AI Innovation yang akan dijalankan secara intensif mulai Februari 2026 guna mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan dalam perumusan kebijakan serta akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Dialog kinerja ini diharapkan menjadi landasan bagi Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital dalam menjalankan fungsi koordinasi dan sinkronisasi kebijakan secara lebih efektif sepanjang 2026.

Saya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pegawai dan menegaskan kembali komitmen bersama untuk mengakselerasi pencapaian target kinerja, memperkuat integritas birokrasi, serta meningkatkan sinergi antarunit kerja,” pungkas Ali.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran pegawai Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, mulai dari Sekretariat Deputi hingga para Asisten Deputi yang membidangi perdagangan dalam negeri, perlindungan konsumen dan tertib niaga, fasilitasi perdagangan dan pengembangan ekspor, pengembangan logistik nasional, ekonomi digital, serta peningkatan inklusi keuangan.

Berita Terkait

Kementerian UMKM-BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan UMK
AHY: TOD Jadi Kunci Membangun Kota Produktif dan Berkelanjutan, Bekasi Disiapkan Jadi Model Nasional
Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality
Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun
Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional
Airlangga Dorong Industri Dalam Negeri Kuasai Proyek Energi, Percepat Hilirisasi dan Swasembada
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kementerian UMKM-BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan UMK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:07 WIB

AHY: TOD Jadi Kunci Membangun Kota Produktif dan Berkelanjutan, Bekasi Disiapkan Jadi Model Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:11 WIB

Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:03 WIB

Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12 WIB

Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru