Wartawan Diintimidasi Saat Liputan PPPSRS The Elements, Proses Musyawarah Disorot Tak Transparan

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana memanas terjadi saat sejumlah wartawan terlibat adu argumen dengan pihak yang mengaku penghuni usai meliput musyawarah pembentukan PPPSRS di Apartemen The Elements, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4/2026)

Foto: Suasana memanas terjadi saat sejumlah wartawan terlibat adu argumen dengan pihak yang mengaku penghuni usai meliput musyawarah pembentukan PPPSRS di Apartemen The Elements, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4/2026)

JAKARTA — Kericuhan mewarnai proses pembentukan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) di Apartemen The Elements, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4). Sejumlah wartawan yang meliput kegiatan tersebut dilaporkan mengalami intimidasi dari pihak yang mengaku sebagai penghuni.

Insiden terjadi setelah rangkaian musyawarah selesai digelar. Beberapa jurnalis mengaku didatangi dan direkam tanpa persetujuan, bahkan mendapat tekanan verbal. Salah satu saksi menyebut situasi sempat memanas ketika sejumlah orang melontarkan kata-kata bernada ancaman kepada awak media di lokasi.

Rahman Sugidiyanto, jurnalis Jakarta Inside, mengatakan ketegangan bermula saat rekan-rekannya lebih dulu mendapat perlakuan intimidatif. Ia mengaku berupaya meredam situasi ketika melihat koleganya diperlakukan tidak semestinya.

“Kami hadir atas undangan salah satu pemilik unit dan sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan. Namun setelah acara, situasi justru memanas dan beberapa rekan mengalami intimidasi,” kata Rahman.

Hal senada disampaikan Doni, jurnalis Hukumwatch. Ia mengaku kehadirannya dipertanyakan dengan nada tinggi sebelum akhirnya direkam oleh sejumlah orang tanpa izin.

“Kami seperti diperlakukan seolah-olah melakukan pelanggaran, padahal sudah mengikuti prosedur dan koordinasi dengan keamanan,” ujarnya.

Di tengah insiden tersebut, para jurnalis menegaskan bahwa aktivitas peliputan dilindungi undang-undang. Mereka juga menyebut seluruh wartawan yang hadir merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Selain insiden intimidasi, proses pembentukan PPPSRS di apartemen yang dikembangkan Sinar Mas itu juga menuai sorotan. Sejumlah pemilik unit menilai tahapan musyawarah tidak berjalan transparan dan minim partisipasi.

Seorang pemilik unit yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan sosialisasi dinilai tidak memadai karena hanya dilakukan melalui email satu arah tanpa ruang diskusi terbuka. Ia juga menyoroti tidak adanya dokumen pendukung penting seperti tata tertib musyawarah maupun berita acara pembentukan panitia.

Tak hanya itu, proses pencalonan pengurus dinilai janggal. Waktu kampanye disebut sangat singkat, bahkan kurang dari 24 jam sejak pengumuman, serta tidak disertai keterbukaan terkait verifikasi calon.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan pemilik bahwa mekanisme yang diterapkan berpotensi membatasi hak untuk memilih dan dipilih secara adil.

Persoalan lain yang turut disorot adalah ketidakjelasan daftar pemilih dan sistem pemungutan suara. Hingga menjelang musyawarah, belum ada kepastian terkait validasi data pemilik maupun mekanisme voting yang akan digunakan.

Sejumlah pihak menilai situasi ini berpotensi menimbulkan cacat prosedural dan membuka ruang konflik berkepanjangan di lingkungan penghuni, jika tidak segera ditangani secara transparan dan akuntabel.

Berita Terkait

BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya
Kodaeral IV dan Satgas BAIS TNI Gagalkan Dugaan Keberangkatan Ilegal WNA Vietnam
Jabatan Kepala DLH Labuhanbatu Jadi Sorotan, GARANSI Minta Transparansi Hasil Pemeriksaan
Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Karhutla, Korporasi Pelanggar Terancam Dicabut Izinnya
Putus Mata Rantai Narkoba, Kapolda Metro Jaya Tekankan Sinergi Polisi, Pemda dan Warga
Waw! PN Jakarta Timur Vonis Dua Terdakwa Kasus Sabu, Hukuman 5 Tahun 4 Bulan dan 6 Tahun
SIDAK GABUNGAN Lapas Cilegon, 50 Warga Binaan Tes Urine: Hasilnya Negatif!
Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Palmerah Diamankan Tim Jatanras Polres Jakbar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:51 WIB

BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Kodaeral IV dan Satgas BAIS TNI Gagalkan Dugaan Keberangkatan Ilegal WNA Vietnam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Jabatan Kepala DLH Labuhanbatu Jadi Sorotan, GARANSI Minta Transparansi Hasil Pemeriksaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Karhutla, Korporasi Pelanggar Terancam Dicabut Izinnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Putus Mata Rantai Narkoba, Kapolda Metro Jaya Tekankan Sinergi Polisi, Pemda dan Warga

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Hukum & Kriminal

BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:51 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memberikan sambutan saat membuka kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung bersama Eltekers Indonesia Sejahtera di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Ajak ASN Jakarta Timur Jaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:36 WIB