Rotasi Tiga Pejabat Kunci, Kapolda Metro Jaya Siapkan Formasi Baru untuk Menjawab Tekanan Publik

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polda Metro Jaya kembali melakukan penyegaran struktur kepemimpinan melalui serah terima jabatan (sertijab) tiga posisi strategis, Senin (6/4/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Polda Metro Jaya kembali melakukan penyegaran struktur kepemimpinan melalui serah terima jabatan (sertijab) tiga posisi strategis, Senin (6/4/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Polda Metro Jaya kembali melakukan penyegaran struktur kepemimpinan melalui serah terima jabatan (sertijab) tiga posisi strategis, Senin (6/4/2026). Momentum ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan sinyal penguatan internal di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan keamanan, khususnya di ranah kejahatan siber dan ekonomi digital.

Upacara yang berlangsung di Lobby Gedung Promoter itu dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga ritme kinerja sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan optimal.

“Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujar Asep, menekankan kesinambungan kontribusi setiap personel.

Kapolda memberikan apresiasi kepada para pejabat lama yang dinilai telah meletakkan fondasi kinerja yang kuat. Dalam konteks penegakan hukum di wilayah metropolitan seperti Jakarta, fondasi tersebut menjadi krusial, baik dalam penanganan perkara pidana khusus, penguatan perencanaan organisasi, maupun respons terhadap ancaman digital yang terus berkembang.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa capaian tersebut bukan titik akhir. Tantangan ke depan justru menuntut adaptasi cepat, inovasi, serta ketajaman analisis dalam menghadapi pola kejahatan yang semakin kompleks dan lintas batas.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolda menyampaikan pesan lugas: tidak ada ruang untuk beradaptasi terlalu lama. Ia menuntut kinerja cepat, terukur, dan berdampak nyata.

“Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya.

Pernyataan ini mencerminkan posisi strategis Polda Metro Jaya sebagai barometer kinerja kepolisian nasional. Rekam jejak di institusi ini kerap menjadi tolok ukur dalam perjalanan karier perwira Polri.

Dalam sertijab tersebut, terjadi pergantian pada tiga jabatan utama:

• Karorena: dari I Bagus Rai Elryanto kepada Teguh Tri Sasongko

• Dirreskrimsus: dari Edy Suranta Sitepu kepada Victor Dean Mackbon

• Dirressiber: dari Roberto G.M. Pasaribu kepada R. Bagoes Wibisono

Pergantian pada Direktorat Reserse Siber menjadi sorotan tersendiri, mengingat eskalasi kejahatan digital yang terus meningkat, mulai dari penipuan daring, kebocoran data, hingga serangan siber terhadap institusi publik.

Kapolda juga menegaskan kembali tiga pilar utama yang harus dijaga seluruh jajaran: integritas, soliditas, dan loyalitas. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri sangat ditentukan oleh konsistensi pelayanan dan profesionalisme di lapangan.

Dalam konteks ini, rotasi jabatan diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya menjadi indikator utama keberhasilan para pejabat baru.

Dengan komposisi kepemimpinan yang baru, Polda Metro Jaya dihadapkan pada ekspektasi tinggi: mempercepat penanganan perkara, meningkatkan transparansi, serta adaptif terhadap dinamika kejahatan modern.

Rotasi ini pada akhirnya bukan sekadar pergantian nama, melainkan ujian nyata, apakah struktur baru mampu menjawab tuntutan publik akan penegakan hukum yang tegas, adil, dan berintegritas di tengah lanskap keamanan yang terus berubah.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Polres Lhokseumawe Ungkap Sindikat Curanmor, 11 Orang Jadi Tersangka
Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan
Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Polres Lhokseumawe Ungkap Sindikat Curanmor, 11 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Berita Terbaru