AHY Tinjau Sekolah Rakyat Kulon Progo, Tegaskan Program Kunci Putus Rantai Kemiskinan

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan program Sekolah Rakyat menjadi strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan program Sekolah Rakyat menjadi strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

KULON PROGO — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan program Sekolah Rakyat menjadi strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan AHY saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Wonolopo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Menurut AHY, Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran terpadu yang dirancang untuk jangka panjang.

“Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai solusi jangka panjang. Kita ingin proyek ini tuntas dengan kualitas yang baik,” ujar AHY.

Sekolah Rakyat di Kulon Progo merupakan satu-satunya proyek serupa di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompleks pendidikan ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 7,1 hektare dan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan asrama, kantin, fasilitas olahraga, serta sarana pendukung lainnya.

Program ini merupakan bagian dari tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat secara nasional yang mencakup 104 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

AHY mengungkapkan, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 38,9 persen, dengan deviasi sekitar 2 hingga 3 persen dari target awal. Meski demikian, pemerintah optimistis keterlambatan tersebut dapat dikejar melalui percepatan konstruksi.

Saat ini, sebanyak 864 pekerja dikerahkan di lokasi proyek, dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan guna mempercepat pembangunan.

Dengan total anggaran sekitar Rp214 miliar, Sekolah Rakyat Kulon Progo ditargetkan mampu menampung hingga 1.080 siswa. Pemerintah juga akan menanggung seluruh kebutuhan dasar pendidikan, mulai dari biaya sekolah, makan, pakaian, hingga perlengkapan belajar.

AHY menilai skema tersebut memberi kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tanpa beban biaya.

“Kita ingin mencetak anak-anak yang unggul, berprestasi, dan memiliki masa depan lebih baik,” ujarnya.

Selain dampak sosial, pembangunan Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu mendorong perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja serta peningkatan aktivitas usaha masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dan Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum.

AHY menekankan pentingnya pengawasan proyek agar pembangunan berjalan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas dan keselamatan kerja.

“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan,” kata dia.

Berita Terkait

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda
Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia
Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut
Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!
YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS
Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua
Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!

Berita Terbaru

Foto: Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, bersama jajaran kader TP PKK berfoto bersama saat kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Tinjau SME PKK Makasar, Essie Munjirin Tekankan Administrasi dan Inovasi Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:14 WIB