Frans Seda Dianugerahi Pahlawan Nasional, PMKRI Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangannya

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua PP PMKRI Periode 2026–2028, Christian A.D. Rettob, berpose mengenakan atribut kebesaran PMKRI.

Foto: Ketua PP PMKRI Periode 2026–2028, Christian A.D. Rettob, berpose mengenakan atribut kebesaran PMKRI.

JAKARTA – Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2026–2028 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas keputusan menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Drs. Fransiskus Xaverius Seda atau yang dikenal dengan Frans Seda.

Berdasarkan surat Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Nomor 1932/5.5/PB.06.00/11/2026, tertanggal 6 November 2026, disampaikan pemberitahuan mengenai penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Fransiskus Xaverius Seda. Prosesi penganugerahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 November 2026, bertempat di Istana Negara, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Ketua PP PMKRI Periode 2026–2028, Christian A.D. Rettob, menyampaikan bahwa penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa, pengabdian, dan kontribusi Frans Seda dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

“Kami keluarga besar PMKRI menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Bapak Frans Seda. Beliau merupakan tokoh bangsa yang sangat menginspirasi dan patut mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur sekaligus seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Christian A.D. Rettob.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Delvis tersebut menegaskan bahwa Frans Seda bukan sekadar tokoh yang dikenang melalui catatan sejarah, melainkan figur yang mewariskan nilai-nilai perjuangan, integritas, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan para pendahulu, khususnya di tengah tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

“Nilai-nilai perjuangan Bapak Frans Seda patut terus dikenang dan diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita tidak cukup hanya mengabadikan nama beliau dalam sejarah, tetapi juga harus meneruskan semangat pengabdian, integritas, keberanian, dan kecintaannya terhadap Indonesia melalui tindakan nyata,” tegas Delvis.

Ia juga berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya kader PMKRI, agar terus mengambil bagian dalam pembangunan bangsa melalui pemikiran kritis, kerja nyata, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Bagi PMKRI, penghormatan terhadap Frans Seda juga merupakan pengingat bahwa perjuangan seorang anak bangsa tidak hanya diukur dari jabatan yang pernah diduduki, tetapi terutama dari kontribusi, keteladanan, dan warisan nilai yang ditinggalkan bagi generasi berikutnya.

Menutup pernyataannya, Christian A.D. Rettob kembali menyampaikan apresiasi dan penghormatan terhadap jasa Frans Seda.

” Semoga penganugerahan ini menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus mencintai, menjaga, dan membangun Indonesia,” tutupnya.

PP PMKRI Periode 2026–2028 berharap momentum Hari Pahlawan 10 November 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berita Terkait

Di Teras 5 Gunung Padang, Kerlip Kunang-Kunang Iringi Doa dan Refleksi PWI Jaya
Rencana Geothermal di Gunung Tampomas Disorot, Warga Sumedang Khawatir Mata Air dan Warisan Budaya Terancam
Museum Bahasa Nasional Dibangun, Kodaeral IV Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya
HUT ke-81 RI, Ronny Tanuwijaya: Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
81 Tahun Indonesia Merdeka, Andy Java Hidupkan Kembali Kisah Perjuangan Sang Ayah
Mendur Bersaudara Abadikan Sejarah Indonesia, Kini Warisannya Terancam Dimakan Rayap
Denok dan Audrey Ikut Merayakan Ultah Bebeck yang Genap 10 Tahun
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:02 WIB

Frans Seda Dianugerahi Pahlawan Nasional, PMKRI Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangannya

Rabu, 4 November 2026 - 18:50 WIB

Di Teras 5 Gunung Padang, Kerlip Kunang-Kunang Iringi Doa dan Refleksi PWI Jaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Rencana Geothermal di Gunung Tampomas Disorot, Warga Sumedang Khawatir Mata Air dan Warisan Budaya Terancam

Jumat, 25 September 2026 - 13:29 WIB

Museum Bahasa Nasional Dibangun, Kodaeral IV Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:47 WIB

HUT ke-81 RI, Ronny Tanuwijaya: Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Berita Terbaru