Sultan Sepuh Cirebon dan Dewan Adat Dukung Platform Patrion, Inginkan Realisasi Dana Abadi Kebudayaan Segera Terwujud

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sultan Sepuh Cirebon, Heru Rusyamsi, SH, MH, (tengah) serta Raden Sandy MJ Tumiwa, SH., (kiri). (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Sultan Sepuh Cirebon, Heru Rusyamsi, SH, MH, (tengah) serta Raden Sandy MJ Tumiwa, SH., (kiri). (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTA – Dukungan terhadap digitalisasi budaya Nusantara semakin menguat. Sultan Sepuh Cirebon, Heru Rusyamsi, SH, MH, bersama Dewan Adat Nusantara menyatakan komitmen penuh mendukung platform digital Patriot Nusantara (Patrion) sebagai media pelestarian budaya di era modern.

“Patrion adalah ruang edukasi yang kami tunggu-tunggu. Ini penting untuk menjaga jati diri bangsa di tengah arus globalisasi,” tegas Sultan Heru disela acara peluncuran Patrion Movement, Rabu (11/6).

Dewan Adat Nusantara, yang menaungi para raja dan sultan di seluruh penjuru negeri, menilai Patrion sebagai solusi konkret bagi generasi muda untuk mengenal kembali akar budayanya secara relevan dan berbasis teknologi.

Sultan Heru juga menyinggung urgensi realisasi Dana Abadi Kebudayaan yang dijanjikan pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Dana ini sangat kami harapkan. Jika benar disalurkan, desa adat, keraton, hingga kesultanan bisa menjadi pusat pendidikan budaya yang hidup dan mandiri,” tandasnya.

Senada, Raden Sandy MJ Tumiwa, SH—yang juga menjabat Wakil Ketua Hubungan Komunikasi antara Kesultanan dan Negara—menyatakan bahwa masa depan budaya Indonesia ada di tangan generasi muda yang percaya diri terhadap warisan leluhur.

“Anak muda jangan malu pakai blangkon, kebaya, atau batik. Mereka lahir di Nusantara, bukan di negeri antah-berantah. Budaya kita harus jadi kebanggaan, bukan kenangan,” kata Raden Sandy, yang baru-baru ini menerima gelar kehormatan bangsawan dari Kesultanan Cirebon.

Raden Sandy menegaskan bahwa Dewan Adat siap menjadi mitra strategis dalam memproduksi konten budaya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat global, bahkan menyebut harapan agar budaya Nusantara bisa menembus pasar seperti Hollywood atau Bollywood.

Menutup pernyataannya, Raden Sandy menyerukan perlunya kolaborasi antarpemangku adat, komunitas seni, dan media sebagai upaya kolektif membangun identitas bangsa.

“Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan infrastruktur. Pembangunan karakter bangsa dimulai dari akar budaya. Dan Patriot adalah salah satu jalannya,” pungkasnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

MAPPI Tegaskan Peran Dewan Penilai Lindungi Profesi dari Kriminalisasi
Kepala SDN Papanggo 03 Pagi Sampaikan Dukungan dan Ucapan HUT ke-80 Pers Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Manajemen Talenta Murid Lewat Permendikdasmen 25/2025
Imigrasi Luncurkan GCI, Jalur Tinggal Seumur Hidup bagi Diaspora Beda dari Golden Visa
Indonesia Percepat Pendaftaran Merek, Enam Bulan Rampung dengan Biaya Paling Efisien di Kawasan
Santap Rabeg Khas Banten, Sultan ke-18 Dukung HPN 2026
Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa pada HPN 2026 di Banten
DJKI Luncurkan SIVIKI, Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Berbasis Video Call
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:05 WIB

MAPPI Tegaskan Peran Dewan Penilai Lindungi Profesi dari Kriminalisasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:11 WIB

Kepala SDN Papanggo 03 Pagi Sampaikan Dukungan dan Ucapan HUT ke-80 Pers Indonesia

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:04 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Manajemen Talenta Murid Lewat Permendikdasmen 25/2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:34 WIB

Indonesia Percepat Pendaftaran Merek, Enam Bulan Rampung dengan Biaya Paling Efisien di Kawasan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:40 WIB

Santap Rabeg Khas Banten, Sultan ke-18 Dukung HPN 2026

Berita Terbaru