Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa pada HPN 2026 di Banten

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers bersama insan pers berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi pendataan media massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten

Foto: Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers bersama insan pers berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi pendataan media massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten

JAKARTA – Dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten, Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers akan menggelar Sosialisasi Pendataan Media Massa Dewan Pers. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 09.00-11.00 WIB, bertempat di Alun-Alun Pancaniti, Kota Serang.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman insan pers dan pengelola media mengenai pentingnya pendataan media massa sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem pers yang profesional, sehat, dan bertanggung jawab.

Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, menegaskan, pendataan media bukanlah bentuk pembatasan, melainkan instrumen pembinaan dan perlindungan terhadap kemerdekaan pers.

“Pendataan media massa di Dewan Pers bertujuan menciptakan transparansi dan kepastian dalam ekosistem pers nasional. Ini bukan untuk menghambat, tetapi justru melindungi media dan jurnalis agar bekerja sesuai standar profesional,” ujar Yogi, Senin (2/2/26).

Menurutnya, melalui pendataan yang akurat, Dewan Pers dapat memetakan kondisi media secara faktual, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi dari media yang kredibel.

“Media yang terdata menunjukkan komitmen terhadap etika jurnalistik, struktur perusahaan yang jelas, serta kepatuhan pada regulasi pers. Ini penting agar publik tidak dirugikan oleh praktik media yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Yogi juga menyampaikan, momentum HPN 2026 di Banten menjadi ruang strategis untuk berdialog langsung dengan pengelola media daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital dan maraknya disinformasi.

Sosialisasi ini terbuka bagi pimpinan redaksi, pengelola perusahaan pers, serta jurnalis yang ingin memahami lebih jauh mekanisme, manfaat, dan tahapan pendataan media massa di Dewan Pers.

Melalui kegiatan ini, Dewan Pers berharap semakin banyak media di daerah yang terdata secara resmi, sehingga kualitas pers nasional semakin kuat dan dipercaya publik.

Berita Terkait

Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno
Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi
BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak
Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.
KSPSI dan FSPPI Suarakan Perlindungan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dikebut
Alumni P2NK Angkatan 219 Lemhannas RI Audiensi ke Gubernur Lemhannas, Bahas Penguatan Nilai Kebangsaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:00 WIB

Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 September 2026 - 13:40 WIB

Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno

Jumat, 25 September 2026 - 08:50 WIB

Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi

Jumat, 25 September 2026 - 08:33 WIB

BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak

Berita Terbaru