Santri Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Edukasi Kesehatan Gigi Bersama FKG UI dalam BKGN 2025

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponpes Minhaajurrosyidiin Jadi Lokasi Edukasi Kesehatan Gigi Nasional 2025.

Ponpes Minhaajurrosyidiin Jadi Lokasi Edukasi Kesehatan Gigi Nasional 2025.

Jakarta– 15 September 2025 – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) bersama Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM UI) serta Unilever menggelar kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 dengan tema “Senyum Sehat Indonesia”. Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Lubang Buaya, Kota Administrasi Jakarta Timur, dengan fokus pada edukasi dan pembiasaan hidup sehat di kalangan santri usia dini dan sekolah dasar.

Kegiatan yang berlangsung pada 15 dan 17 September 2025 ini terdiri dari dua agenda utama: Training of Trainers (ToT) bagi guru, komite orang tua, dan dokter kecil; serta Sikat Gigi Bersama (Sigiber) yang diikuti ratusan santri PAUD/TK dan SD.

Latar Belakang: Masalah Serius Kesehatan Gigi

Menurut laporan WHO Global Oral Health Status Report 2022, lebih dari 3,5 miliar orang di dunia menderita penyakit gigi dan mulut, dengan karies gigi sebagai masalah paling umum. Sementara itu, Riskesdas 2023 mencatat 56,9% penduduk Indonesia usia tiga tahun ke atas mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut.

Data ini menunjukkan urgensi penguatan layanan promotif dan preventif, khususnya di sekolah dan pesantren. “Anak-anak mencerminkan kebiasaan orang tuanya. Jika orang tua tidak membiasakan sikat gigi dua kali sehari, anak-anak 14 kali lebih sering tidak menyikat gigi secara teratur,” demikian salah satu temuan riset yang dipaparkan tim FKG UI

BKGN IKGMP UI 2025
Pesantren Sebagai Basis Edukasi

Koordinator Pesantren Health Program, drg. Gita Ariffa Sjarkawi, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Usaha Kesehatan Gigi Sekolah/Pesantren (UKGS).

“Tujuan kami adalah membentuk kebiasaan sehat sejak dini. Santri dan siswa bukan hanya belajar agama dan akademik, tetapi juga kesehatan, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan percaya diri,” ujarnya.

Dalam Kegiatan ini, KH. Chairul Baihaqi sebagai Pimpinan Ponpes Minhaajurrosyidiin menyampaikan:

“Kami menyambut baik program ini karena kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting untuk kesehatan para santri dalam menempuh pendidikan dan beribadah dalam Pesantren. Santri yang sehat akan lebih semangat belajar dan berkontribusi menjadi Generasi Emas di Tahun 2045 bangsa Indonesia,” ungkapnya. Beliau mengharapkan kegiatan kolaborasi antara Ponpes Minhajurrosyidiin dan Universitas Indonesia ini berkesinambungan di masa depan.

Rangkaian Kegiatan Edukasi Kesehatan Gigi

Pada sesi ToT (15 September 2025), para guru, komite orang tua, dan dokter kecil mendapat pelatihan langsung dari dosen dan mahasiswa Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas FKG UI. Materi yang diberikan meliputi cara menyikat gigi yang benar, penggunaan pasta gigi berfluorida, serta strategi membentuk kebiasaan sehat di lingkungan keluarga dan sekolah.

Sementara itu, pada Sigiber (17 September 2025), ratusan santri melakukan praktik sikat gigi bersama di dalam kelas. Aktivitas ini menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjaga kebersihan mulut sejak dini.

Dukungan Akademisi dan Praktisi

Kegiatan ini turut melibatkan 11 dosen Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat-Pencegahan FKG UI, 7 mahasiswa magister, dan 8 mahasiswa profesi kedokteran gigi. Di antaranya hadir pakar kesehatan gigi masyarakat seperti Prof. drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D, Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D, serta Prof. drg. Anton Rahardjo, M.K.M., Ph.D.

Harapan ke Depan

Dengan terlaksananya program ini, FKG UI berharap dapat membantu menurunkan prevalensi karies dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi. Dukungan dari pihak pesantren, orang tua, serta institusi pendidikan menjadi faktor kunci keberhasilan program.

“Bulan Kesehatan Gigi Nasional bukan hanya seremonial, melainkan gerakan nyata. Senyum sehat Indonesia dimulai dari anak-anak kita hari ini,” tutup drg. Novalino, MARS, Ketua Panitia BKGN 2025.

Berita Terkait

HUT Ke-14 IWO, Berbagi Asa Lewat Beasiswa untuk Siswa SD Muhammadiyah 16
HUT Ke-57, TK Kartika IV-29 Perkuat Pendidikan Karakter
Protes PPDB di SMPN 6 Tambun Utara Viral, YLBH Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem Penerimaan
Pengakuan Plt Kadisdik Bekasi soal Titipan Politisi di SPMB Tuai Sorotan, Transparansi Penerimaan Siswa Dipertanyakan
Bayu Oktara Luncurkan Buku “Suara yang Menggerakkan Dunia”, Dorong Generasi Muda Wujudkan Mimpi Melalui Komunikasi Efektif
Bayu Oktara Luncurkan Buku Suara yang Menggerakkan Dunia, Dorong Generasi Digital Kuasai Seni Komunikasi
Lahan Masih Bersengketa, Penggunaan untuk Sarana Pendidikan di Bintaro Dipertanyakan
Pemutaran Film Pendek “GEMA” Jadi Momentum Kebangkitan Kreativitas Pelajar SMA Bintara
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:33 WIB

HUT Ke-14 IWO, Berbagi Asa Lewat Beasiswa untuk Siswa SD Muhammadiyah 16

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:14 WIB

HUT Ke-57, TK Kartika IV-29 Perkuat Pendidikan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:14 WIB

Protes PPDB di SMPN 6 Tambun Utara Viral, YLBH Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem Penerimaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pengakuan Plt Kadisdik Bekasi soal Titipan Politisi di SPMB Tuai Sorotan, Transparansi Penerimaan Siswa Dipertanyakan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:44 WIB

Bayu Oktara Luncurkan Buku “Suara yang Menggerakkan Dunia”, Dorong Generasi Muda Wujudkan Mimpi Melalui Komunikasi Efektif

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama unsur Forkopimda, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan mengikuti Deklarasi Bersama Warga Tanah Abang untuk pemberantasan peredaran Tramadol ilegal di Kecamatan Tanah Abang, Jumat (7/8/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota: Selamatkan Generasi Muda, Tanah Abang Bersatu Perangi Tramadol Ilegal

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:41 WIB