Keteladanan Letda Cke Isdayun: Dari Medan Tugas hingga Ladang Tebu

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Letda Cke Isdayun, Perwira TNI AD yang Tekun Merawat Ladang Tebunya di Magetan.

Foto: Letda Cke Isdayun, Perwira TNI AD yang Tekun Merawat Ladang Tebunya di Magetan.

Magetan – Tidak semua kisah tentang seorang prajurit berakhir di medan tugas. Ada cerita sederhana namun penuh makna dari seorang perwira TNI AD, Letda Cke Isdayun, yang sehari-hari menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ. Di balik seragam lorengnya, ia memilih merawat hamparan tanaman tebu sebagai bentuk pengabdian lain di luar dinas.

Bertempat di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Isdayun mengelola lahan tebu seluas 1,25 hektare. Baginya, setiap batang tebu yang tumbuh adalah simbol ketekunan, kerja keras, sekaligus cara untuk membantu keluarga dan para anggota yang dipimpinnya.

“Kalau hasilnya memang tidak banyak, tapi alhamdulillah bisa menambah kebutuhan keluarga. Kadang juga saya gunakan untuk sekadar membelikan makan dan minum bagi anggota,” ungkapnya saat ditemui di ladangnya, Senin (6/10/2025).

Karier militernya yang dimulai dari prajurit dua hingga kini berpangkat letnan dua membuat Isdayun memahami betul kehidupan sehari-hari anggotanya. “Saya ini bisa dibilang tentara tiga zaman. Dari Prada sampai Letda, jadi tahu persis bagaimana perjuangan anggota di lapangan,” ujarnya.

Meski waktunya padat dengan tugas dinas, Isdayun tetap meluangkan kesempatan setelah berdinas atau di hari libur untuk merawat tanaman tebu. “Perawatannya tidak terlalu sulit, jadi masih bisa saya lakukan di sela-sela kesibukan,” tuturnya sambil tersenyum.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat juang Isdayun. “Saya selalu mengingatkan anggota untuk kreatif mencari tambahan penghasilan bagi keluarga dengan cara yang halal. Apa yang dilakukan Letda Isdayun patut menjadi contoh,” tegasnya.

Kisah sederhana ini membuktikan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diukur dari kedisiplinan dan keberanian di medan tugas. Dari balik seragam lorengnya, Letda Cke Isdayun menanam harapan dan ketulusan di ladang tebu, sebagai bentuk cinta kepada keluarga, sesama, dan masa depan yang lebih baik.

 

Penulis: Matyadi

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan
Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Sah! Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kuat Kapolri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Berita Terbaru