Tangerang – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 yang dipusatkan di Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang, Rabu (21/1).
Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial, donor darah, serta penyerahan 20.000 bibit kelapa genjah hibrida sebagai bentuk pengabdian imigrasi kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan ini melibatkan jajaran imigrasi secara nasional serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan mitra terkait.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan peringatan Hari Bakti Imigrasi harus dimaknai sebagai momentum menghadirkan pengabdian yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan bakti sosial dan donor darah memiliki fungsi strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya dalam membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat di sekitar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” kata Agus.
Selain itu, Kemenimipas menyerahkan 20.000 bibit kelapa genjah hibrida kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk selanjutnya didistribusikan kepada perangkat daerah dan masyarakat. Penyerahan bibit tersebut menjadi simbol dukungan terhadap ketahanan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Agus menilai penanaman bibit kelapa memiliki nilai strategis bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kelapa merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Arif Munandar menyampaikan kegiatan bakti sosial telah dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah. Pada puncak kegiatan di Tangerang, Kemenimipas menyalurkan 5.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga terdampak banjir, desa binaan, yayasan sosial, dan pondok pesantren di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tangerang, Soekarno-Hatta, Serang, dan Cilegon.
Selain itu, kegiatan donor darah diikuti lebih dari 500 pendonor yang berasal dari pegawai Kemenimipas dan masyarakat umum.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kemenimipas berharap kehadiran imigrasi semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam membantu kelompok rentan, mendukung pemulihan pascabencana, serta mendorong pembangunan berkelanjutan.
Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 ini menjadi penegasan komitmen Kemenimipas untuk terus memperkuat peran sebagai pelayan masyarakat yang profesional, humanis, dan berorientasi pada solusi.




































