JAKARTA – Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, mencatat lonjakan kunjungan signifikan pada hari pertama Tahun Baru 2026. Hingga Rabu, 1 Januari 2026 pukul 16.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat telah melampaui 72 ribu orang dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari seiring masih berlangsungnya rangkaian libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa tingginya angka kunjungan tidak terlepas dari program tematik liburan yang telah digelar sejak pertengahan Desember 2025. Seluruh kegiatan tersebut dikemas dalam tajuk “Liburan Penuh Ceria”, yang berlangsung mulai 13 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Update jumlah pengunjung tanggal 1 Januari hingga pukul 16.00 WIB sudah lebih dari 72 ribu orang dan masih berpotensi meningkat hingga malam hari,” kata Daniel via WhatsApp, Kamis (1/1/2026).
Meski demikian, Ancol memilih menyajikan konsep hiburan yang lebih sederhana, khususnya pada malam pergantian tahun. Pengelola tidak menggelar pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
“Untuk periode high season tahun ini, terutama malam pergantian tahun, acara dikemas cukup sederhana. Kami mengajak pengunjung turut berempati sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Daniel.
Dari sisi operasional, Ancol memastikan tidak ada kebijakan khusus yang diterapkan pada 1 Januari. Jam operasional seluruh unit rekreasi berjalan normal. Dunia Fantasi (Dufan), misalnya, beroperasi hingga pukul 20.00 WIB, sementara unit wisata lainnya menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing.
Terkait harga tiket, pengelola juga tidak melakukan penyesuaian selama masa libur Tahun Baru. Bahkan, sejumlah paket keluarga disiapkan untuk memberikan kemudahan dan alternatif bagi pengunjung. “Tidak ada perubahan harga tiket. Kami juga menyiapkan paket-paket keluarga agar lebih terjangkau,” ujar Daniel.
Secara akumulatif, tingkat kunjungan Ancol selama periode libur Natal dan Tahun Baru tahun ini menunjukkan tren positif. Hingga 31 Desember 2025, jumlah pengunjung tercatat meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pagi hari kawasan Ancol, khususnya Dunia Fantasi, mulai dipadati pengunjung. Kendati cuaca diwarnai mendung dan gerimis tipis, antusiasme wisatawan tidak surut. Pintu masuk Dufan yang dibuka pukul 10.00 WIB langsung dipadati rombongan keluarga dan anak muda yang datang silih berganti.
Suasana semakin semarak dengan alunan jingle khas Dufan yang menyambut pengunjung. Antrean terlihat di depan ikon tulisan besar Dufan yang kerap dimanfaatkan sebagai latar berfoto. Sejumlah fotografer juga menawarkan jasa pemotretan, menambah dinamika aktivitas di area pintu masuk.
“Foto dulu yuk,” ajak salah satu fotografer kepada pengunjung yang tengah mengantre. Ajakan tersebut disambut antusias oleh wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan awal tahun.
Meski cuaca kurang bersahabat, pengunjung tetap menikmati berbagai wahana permainan dengan mengenakan jaket, topi, serta membawa payung. Petugas Dufan pun aktif mengingatkan pengunjung untuk membawa dan mengenakan mantel hujan sebagai langkah antisipasi.
Kepadatan pengunjung diperkirakan masih akan berlangsung sepanjang libur awal tahun.
Dengan ragam wahana dan kemudahan akses, Ancol khususnya Dunia Fantasi, tetap menjadi salah satu destinasi utama masyarakat untuk mengisi libur Tahun Baru 2026 di Jakarta.
Reporter: Matyadi
Editor: Fahmy Nurdin




































