JAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, informasi mengenai jadwal libur sekolah kembali menjadi perhatian utama orang tua dan peserta didik di berbagai daerah.
Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada Februari, sehingga masa libur sekolah berpotensi beririsan dengan sejumlah hari libur nasional lain, termasuk perayaan Tahun Baru Imlek di beberapa provinsi.
Hingga kini, Sabtu (17/1/2026) pemerintah pusat belum menetapkan kebijakan libur sekolah Ramadan dan Idul Fitri secara seragam di tingkat nasional.
Penentuan jadwal masih mengacu pada kalender pendidikan yang disusun oleh Dinas Pendidikan di masing-masing daerah.
Kendati demikian, pola libur pada tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi gambaran awal bagi masyarakat.
Berdasarkan perkiraan kalender hijriah, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh sekitar 19 Februari 2026.
Mengacu pada praktik yang telah berjalan, sekolah umumnya memberikan libur di awal Ramadan sebagai masa adaptasi bagi siswa sebelum kembali menjalani kegiatan belajar mengajar.
Durasi libur awal puasa ini berkisar antara satu hingga tiga hari, tergantung kebijakan pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
Di sejumlah wilayah, libur awal Ramadan bahkan berpeluang digabung dengan libur Imlek yang waktunya berdekatan.
Namun, tidak semua sekolah memilih meliburkan kegiatan belajar. Sebagian tetap menjalankan pembelajaran dengan penyesuaian, seperti pengurangan jam pelajaran atau penggantian aktivitas akademik dengan kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter.
Sementara itu, libur sekolah terpanjang umumnya berlangsung menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Maret. Berdasarkan kalender pendidikan sebelumnya, sekolah sering memberikan libur selama satu hingga dua minggu di periode Lebaran.
Libur ini biasanya dimajukan beberapa hari sebelum Idul Fitri dan diperpanjang setelahnya untuk menyesuaikan arus mudik dan balik Lebaran.
Durasi serta waktu pelaksanaan libur Idul Fitri dapat berbeda antarprovinsi, bahkan antar sekolah dalam satu daerah yang sama.
Oleh karena itu, orang tua dan siswa diimbau untuk terus memantau surat edaran dan pengumuman resmi dari sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat agar tidak keliru dalam menyusun agenda keluarga.
Mengacu pada sejumlah kalender akademik daerah dan rujukan tahun-tahun sebelumnya, berikut rangkuman perkiraan jadwal libur sekolah Ramadan dan Idul Fitri 2026 di beberapa wilayah Indonesia:
• DKI Jakarta: Libur Ramadan diperkirakan berlangsung pada 16–21 Februari 2026, sedangkan libur Idul Fitri sekitar 16–27 Maret 2026.
• Banten: Libur awal Ramadan diperkirakan 18 Februari 2026, dengan libur Idul Fitri sekitar 12–28 Maret 2026.
• Jawa Barat: Libur Ramadan diperkirakan 20–23 Februari 2026, dan libur Idul Fitri 14–28 Maret 2026.
• Jawa Tengah: Libur Ramadan diperkirakan 19 Februari 2026, sedangkan libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026.
• Jawa Timur: Libur Ramadan diperkirakan 20–24 Februari 2026, dan libur Idul Fitri 19–28 Maret 2026.
• DI Yogyakarta: Libur Ramadan diperkirakan 18–19 Februari 2026, serta libur Idul Fitri 16–27 Maret 2026.
• Sumatera Barat: Libur Ramadan diperkirakan 18–20 Februari 2026, dan libur Idul Fitri 14–28 Maret 2026.
• Lampung: Libur Ramadan diperkirakan 18 Februari 2026, dengan libur Idul Fitri sekitar 20–21 Maret 2026.
• Kalimantan Barat: Libur Ramadan diperkirakan 16–21 Februari 2026, dan libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026.
• Kalimantan Selatan: Libur Ramadan diperkirakan 19–21 Februari 2026, serta libur Idul Fitri 13–28 Maret 2026.
• Sulawesi Tenggara: Libur Ramadan diperkirakan 19–21 Februari 2026, dan libur Idul Fitri 20–28 Maret 2026.
Perlu ditegaskan, seluruh jadwal tersebut masih bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai keputusan resmi pemerintah daerah serta hasil penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri oleh pemerintah.
Orang tua diharapkan tetap mengacu pada pengumuman resmi sekolah agar perencanaan kegiatan belajar, ibadah, maupun perjalanan keluarga dapat berjalan tertib dan lancar.
Penulis: Matyadi
Editor: Fahmy Nurdin




































