JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keutuhan ekosistem bisnis digital, khususnya transportasi online, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.Hal tersebut disampaikan Maman saat memberikan sambutan dalam acara Grab untuk Indonesia: Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Keterlibatan Kementerian UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta BPJS Ketenagakerjaan dalam program ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan para mitra pengemudi memiliki kehidupan yang lebih baik, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Maman.
Ia menyebut pemerintah berkepentingan untuk terus memantau perkembangan sektor transportasi online, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat optimal bagi mitra pengemudi maupun masyarakat luas.
Menurut Maman, transportasi online telah menjadi bagian penting dari ekosistem UMKM nasional. Kehadirannya dinilai membantu pelaku usaha menjangkau konsumen lebih luas, mempermudah pemesanan, serta mempercepat distribusi barang dan jasa.
Transportasi online berperan langsung dalam meningkatkan volume penjualan UMKM di berbagai daerah,” katanya.
Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2024, sekitar 27 juta UMKM di Indonesia telah masuk ke dalam ekosistem digital melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace untuk pemasaran dan operasional bisnis.
Namun demikian, Maman menekankan keberlanjutan ekosistem digital tersebut harus dibarengi dengan perlindungan yang memadai bagi para mitra pengemudi. Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan jaminan sosial.
Rasa aman dari perlindungan jaminan sosial menjadi fondasi hubungan yang sehat antara mitra pengemudi dan platform,” ujarnya.
Maman menegaskan Kementerian UMKM tidak berpihak pada satu pihak tertentu, baik perusahaan aplikasi, mitra pengemudi, maupun merchant. Pemerintah, kata dia, berperan menjaga keseimbangan seluruh ekosistem.
Ketiganya merupakan satu rangkaian yang tidak terpisahkan. Keseimbangan ini harus dijaga karena karakteristik model bisnis transportasi online berbeda dengan ekosistem usaha lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan pandangan tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat persetujuan bahwa keseimbangan ekosistem transportasi online perlu terus dijaga secara bersama-sama.




































