JAKARTA – Perjuangan luar biasa dalam menempuh pendidikan tinggi ditunjukkan oleh Faradillah Achmad T.D.. Di tengah kesibukan sebagai ibu dari lima orang anak sekaligus menjalani pekerjaan profesional, ia berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Faradillah secara resmi dinyatakan lulus setelah mengikuti Sidang Yudisium Program Magister Administrasi Publik yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026, di Kampus I Universitas Moestopo, Jakarta.
Keberhasilannya menyelesaikan pendidikan pascasarjana menjadi bukti bahwa komitmen, disiplin, dan ketekunan mampu mengatasi berbagai keterbatasan waktu serta tanggung jawab keluarga.
Lahir di Ujung Pandang, Makassar, Faradillah dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat belajar tinggi. Selain mengurus keluarga, ia juga bekerja sebagai ahli gizi di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta.
Tanggung jawab ganda sebagai ibu rumah tangga dan pekerja profesional tidak menyurutkan tekadnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan.
Perjalanan akademiknya tidak selalu mudah. Dalam keseharian, Faradillah harus membagi waktu antara pekerjaan, kegiatan kuliah, penyusunan tesis, serta mengurus kebutuhan kelima anaknya. Kondisi tersebut menuntut manajemen waktu yang disiplin serta dukungan keluarga agar proses studi dapat berjalan dengan baik.
Dalam penelitian tesisnya, Faradillah mengangkat topik berjudul “Pengaruh Kebijakan Pelatihan Kewirausahaan dan Teknologi Digital terhadap Inovasi UMKM di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten”.
Penelitian ini menyoroti pentingnya kebijakan pengembangan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan kewirausahaan serta pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hasil kajian tersebut menegaskan bahwa dukungan kebijakan yang tepat, disertai pemanfaatan teknologi digital, mampu mendorong pelaku UMKM untuk lebih inovatif dalam mengembangkan usaha. Hal ini dinilai relevan dengan tantangan ekonomi saat ini yang menuntut pelaku usaha kecil untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika pasar.
Berkat kerja keras dan dedikasi selama masa studi, Faradillah berhasil menyelesaikan Program Magister Administrasi Publik dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93. Prestasi akademik tersebut menjadi pencapaian membanggakan, terutama karena ia harus menyeimbangkan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari.
Faradillah berharap ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan magister dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat.
Ia berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui bidang keilmuan yang digelutinya, khususnya dalam pengembangan kebijakan publik yang berdampak pada pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari itu, keberhasilan tersebut juga ingin ia jadikan contoh bagi anak-anaknya. Faradillah berharap perjuangannya dapat menjadi teladan bahwa pendidikan, kerja keras, dan ketekunan merupakan kunci untuk meraih cita-cita.
Kisah perjalanan akademik Faradillah menjadi gambaran nyata bahwa keterbatasan waktu serta tanggung jawab keluarga bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.
Semangat dan keteguhannya diharapkan dapat menginspirasi banyak orang, khususnya para ibu, agar tetap berani bermimpi dan terus berjuang meraih masa depan melalui pendidikan.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































