Jakarta — Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah oleh keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) bersama pengurus dan jamaah Masjid Al Husna.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini digelar di Masjid Al Husna, kawasan Admiralty Residence, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026). Sejumlah tokoh nasional dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua KBBKPRMI Habibina Datuk H. Said Aldi Al Idrus, Dr. Dodi Suhartono Abdul Kadir, serta Ketua DKM Masjid Al Husna Dr. H. Sudirman Dhury.
Acara juga dihadiri jamaah masjid, kelompok ibu-ibu pengajian, tokoh agama seperti Ustaz KH Lukman Nulsi, serta perwakilan warga Admiralty Residence. Suasana keakraban terasa kental, mencerminkan kuatnya ikatan sosial di lingkungan masjid.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dodi Suhartono Abdul Kadir turut menyerahkan bantuan kepada Wahid, yang dikenal sebagai saksi kunci dalam proses pembangunan Masjid Al Husna. Bantuan ini menjadi simbol penghargaan atas kontribusi dalam berdirinya rumah ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Said Aldi Al Idrus menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pembinaan generasi muda.
Pemuda masjid harus menjadi motor penggerak perubahan. Dari masjid, kita bangun peradaban, memperkuat persatuan, dan menghadirkan solusi bagi umat,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk kembali memakmurkan masjid melalui salat berjamaah sebagai fondasi meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
Anak muda harus kembali ke masjid. Salat berjamaah menjadi kunci keberkahan dan kemudahan dalam menggapai cita-cita. Banyak pemimpin sukses hari ini lahir dari kebiasaan menjaga salat berjamaah di masjid,” tegasnya.
Sementara itu, Dr. Dodi Suhartono Abdul Kadir menekankan pentingnya peran yayasan dalam menjaga kesinambungan program keagamaan dan sosial di lingkungan masjid. Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi sarana strategis membangun kebersamaan yang berkelanjutan.
Kita ingin Masjid Al Husna menjadi pusat kegiatan umat yang inklusif, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ketua DKM Masjid Al Husna, Dr. H. Sudirman Dhury, turut mengapresiasi tingginya antusiasme jamaah. Ia menilai semangat kebersamaan tersebut menjadi modal utama dalam memakmurkan masjid secara berkelanjutan.
Penguatan ukhuwah harus diwujudkan dalam program nyata. Masjid harus hidup, tidak hanya ramai saat ibadah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pembinaan umat,” tuturnya.
Kegiatan ini diisi dengan tausiyah, ramah tamah, serta diskusi ringan antarjamaah dan pengurus. Salah satu perwakilan warga Admiralty Residence mengaku senang dengan keberadaan Masjid Al Husna yang semakin memudahkan akses ibadah dan mempererat hubungan sosial warga.
Melalui kegiatan ini, BKPRMI dan pengurus Masjid Al Husna berharap sinergi antara pengurus, pemuda, dan masyarakat terus terjaga. Masjid diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan umat yang adaptif dan relevan di tengah tantangan zaman.



































