Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Digencarkan, Wali Kota Jakpus Turun Langsung di Depan Plaza Indonesia dan Cempaka Putih

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menunjukkan ikan sapu-sapu hasil tangkapan saat memimpin kegiatan pengendalian spesies invasif di saluran air kawasan Plaza Indonesia.

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menunjukkan ikan sapu-sapu hasil tangkapan saat memimpin kegiatan pengendalian spesies invasif di saluran air kawasan Plaza Indonesia.

JAKARTA — Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, turun langsung memimpin dan di dampingi oleh Wakil Wali Kota Eric Phahlevi ZL, Asisten Asekbang Suprayogi, Kasudin KPKP Halimah dan Camat Menteng Nurhelmi Savitri, Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami pada kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu di saluran air kawasan Plaza Indonesia, sebagai bagian dari upaya pengendalian spesies invasif di perairan ibu kota, Jumat, (17/4/2026).

Arifin, menegaskan komitmennya untuk memperluas dan memperkuat pengendalian populasi ikan sapu-sapu di perairan wilayahnya. Upaya ini disebut sebagai langkah strategis untuk memulihkan keseimbangan ekosistem sungai yang semakin tertekan oleh dominasi spesies invasif tersebut.

Puluhan petugas gabungan melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di saluran air kawasan Jakarta Pusat, Jumat.

Arifin menjelaskan, ikan sapu-sapu memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi air tercemar serta bersifat predator terhadap telur ikan lain. Hal ini menyebabkan populasi ikan lokal seperti mujair, lele, dan betok terus menurun. “Kalau tidak dikendalikan, ekosistem kita bisa rusak lebih jauh. Ikan lokal makin langka, sementara sapu-sapu justru semakin mendominasi,” ujarnya.

Foto: Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengumpulkan ikan sapu-sapu hasil tangkapan di kawasan Jakarta Pusat, Jumat.

Untuk itu, Pemkot Jakarta Pusat mengintensifkan operasi penangkapan yang dilakukan secara rutin, termasuk setiap Jumat pagi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas teknis, pasukan kebersihan, hingga komunitas peduli lingkungan. Kegiatan yang sama juga serentak di delapan kecamatan Jakarta Pusat turut bergerakdi sejumlah titik aliran sungai seperti kawasan sekitar Istiqlal dan Kali Ciliwung.

Tak hanya menangkap ikan dewasa, petugas juga diarahkan untuk menyasar telur-telur ikan sapu-sapu yang menempel di dinding turap dan dasar sungai. Arifin menilai langkah ini penting agar pengendalian populasi lebih efektif dan tidak hanya bersifat sementara.

“Kalau hanya ikan dewasa yang diambil, sementara telurnya dibiarkan, maka populasi akan cepat kembali. Karena itu kita kejar sampai ke telurnya,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, tantangan di lapangan cukup besar. Ikan sapu-sapu kerap bersembunyi di lumpur maupun celah dinding turap. Untuk mengatasinya, petugas melakukan penyurutan debit air agar ikan lebih mudah terlihat dan ditangkap. Bahkan, digunakan alat sederhana seperti bambu untuk mengeluarkan ikan dari persembunyiannya.

Arifin juga menekankan pentingnya penanganan pasca-penangkapan. Ikan yang tertangkap harus dimatikan dan dikubur di lokasi yang telah ditentukan dengan pengawasan ketat. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan, termasuk kemungkinan dijual kembali untuk konsumsi.

Wali Kota Jakpus, Arifin mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu. Berdasarkan hasil kajian, ikan tersebut berpotensi mengandung zat berbahaya seperti bakteri dan logam berat karena hidup di perairan tercemar. “Ini bukan untuk dikonsumsi. Kita harus waspada karena bisa membahayakan kesehatan,” katanya.

Ke depan, Pemkot Jakarta Pusat juga akan fokus pada perbaikan kualitas air sungai melalui pengurangan limbah. Arifin berharap, dengan lingkungan yang lebih bersih dan pengendalian spesies invasif, habitat ikan lokal dapat pulih secara bertahap.

Arifin pun mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga kebersihan sungai dan mendukung program ini. “Ini bukan hanya tugas pemerintah. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap sehat dan seimbang,” tutup Wali Kota Jakarta Pusat.

 

Reporter: Yoga Stevian

Berita Terkait

Rapat Evaluasi Sampah, Munjirin Instruksikan Lurah Respons Cepat Persoalan Lingkungan
Rayakan HUT ke-499 Jakarta, ASN Jakpus Meriahkan Fun Walk dari Monas ke Kantor Wali Kota
Munjirin Resmikan D’Preneur Coffee and Mart, Perkuat Link and Match SMK dengan Dunia Industri
Wali Kota Jaksel Gandeng Media Kawal Program Penanganan Banjir, Sampah, dan Kemacetan
Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Jakarta Timur Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber
Wali Kota Jakpus Perkuat Peran Satlinmas sebagai Garda Terdepan Pelindung Masyarakat
Arifin Tinjau Layanan Hapus Tato Gratis di Gebyar Muharram Jakpus
Arifin Nilai Layanan Hapus Tato Gratis Bantu Warga yang Ingin Memulai Hidup Baru
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:59 WIB

Rapat Evaluasi Sampah, Munjirin Instruksikan Lurah Respons Cepat Persoalan Lingkungan

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:26 WIB

Rayakan HUT ke-499 Jakarta, ASN Jakpus Meriahkan Fun Walk dari Monas ke Kantor Wali Kota

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16 WIB

Munjirin Resmikan D’Preneur Coffee and Mart, Perkuat Link and Match SMK dengan Dunia Industri

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:31 WIB

Wali Kota Jaksel Gandeng Media Kawal Program Penanganan Banjir, Sampah, dan Kemacetan

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:35 WIB

Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Jakarta Timur Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber

Berita Terbaru