Undangan TNI AU, Ketum DePA-RI Angkat Isu Ketahanan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketum DePA-RI menerima cindera mata dari Kolonel Kum (W) Dr. Lidia Rina D, S.H., M.H., C.L.A.

Foto: Ketum DePA-RI menerima cindera mata dari Kolonel Kum (W) Dr. Lidia Rina D, S.H., M.H., C.L.A.

JAKARTA – Ketua Umum DePA-RI (Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia), Dr. Tahir Musa Luthfi Yazid, S.H., LL.M. memenuhi undangan Markas Besar TNI AU sebagai pembicara dalam rangka meningkatkan kapasitas para perwira, pada Kamis, 23 April 2026.

Dalam acara itu, Luthfi memberikan kiat-kiat teknik negosiasi, komunikasi, dan mediasi yang disambut dengan antusiasme para perwira. Adapun, kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid (daring dan luring), yang diikuti oleh ratusan peserta perwira TNI AU dari Sabang sampai dengan Merauke.

Foto: Ketum DePA-RI Luthfi Yazid berfoto bersama sebagian para Perwira DISKUM AU yang mengikuti perkuliahannya.

Melalui kolaborasi ini, Luthfi berharap para perwira dapat mengemban tugasnya secara profesional, berpijak pada pesan konstitusi, dan berkembang sebagai individu yang mampu memahami akar-akar konflik, terampil berkomunikasi yang baik, serta berkompetensi dalam melakukan negosiasi dan strategi perundingan yang efektif.

Luthfi menekankan, perbaikan komunikasi yang kian utuh mengarahkan seseorang pada kesempatan menjadi pemengaruh teladan atau the better communication, the better your chance to influence.

Ketepatan dan kecermatan dalam pengambilan keputusan juga merupakan sesuatu yang fundamental menurut Luthfi, mengingat para perwira merupakan “the man behind the gun”. Karenanya, Luthfi berharap mereka tidak hanya mengandal kesuksesan militer pada alutista dan teknologi semata, namun juga kebijaksanaan.

Selain itu, Luthfi menegaskan bahwa penting bagi para perwira untuk dapat mengendalikan diri dari segala bentuk konflik kepentingan, struktural, bahkan konflik nilai, mengutip tulisan sahabatnya, Christopher W. Moore, saat Luthfi mengikuti pendidikan di Centre for Dispute Resolution di Bolder, Colorado, Amerika Serikat, 1995.

“Yang paling berat adalah konflik nilai karena terkait dengan beliefs, adat istiadat, ideologi, atau agama. Bedakan juga konflik-konflik dengan jeli melihat dan mempersepsikan data yang acapkali timbul akibat ketidakakuratan informasi,” pungkasnya.

Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut baginya dapat dilakukan dengan mengikuti jejak para tokoh tentara intelektual idealis, seperti Jenderal Soedirman, Jenderal A.H. Nasution, Jenderal T.B. Simatupang, Jenderal Soemitro, Jenderal Saidiman Suryohadiprojo, Jendral Try Sutrisno, dan sebagainya sebagai sosok panutan.

“Melihat disrupsi hukum yang semakin cepat, para perwira jangan sampai tertinggal atau stagnan di era The Rule of Algorithm dan senantiasalah turut serta mewujudkan keadilan sosial,” tambahnya lagi.

Diketahui, Dr. Tahir Musa Luthfi Yazid, S.H., LL.M. pernah berkolaborasi dengan Alisa J. Steren dari National Institute for Dispute Resolution (NIDR) di Washington DC, Amerika Serikat. Selain itu, Luthfi juga pernah menjadi dosen di University of Gakushuin, Tokyo untuk mata kuliah Comparative Dispute Resolution dan Wakai sekaligus sebagai asisten Prof. Yoshiro Kusano, Mantan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Hiroshima.

(Arman)

Berita Terkait

Kecanduan Sabu, Pria di Tambora Nekat Curi Motor Tetangga
Kasad Maruli Berbaur dengan Ribuan Peserta TNI Run 2026, Jelang HUT Ke-81 TNI di Monas
Teknisi KBR Korbrimob Polri Ukir Prestasi di Panglima TNI Cup 2026, Sabet Lima Gelar Juara
Kasad Maruli: Pameran Alutsista Bentuk Pertanggungjawaban TNI AD kepada Masyarakat
Dankodaeral IV Dorong Sinergi Aparat Hadapi Penyelundupan di Perairan Indonesia
Korem 081/DSJ Ajak Anak Pesantren Makan Siang, Hadirkan Kehangatan di Makorem
Teknologi Undercooling Perkuat Penanganan Karhutla Gambut di Kalsel
KWI dan TNI AU Susun Roadmap MoU untuk Perkuat Pembinaan Rohani Prajurit Katolik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:23 WIB

Kecanduan Sabu, Pria di Tambora Nekat Curi Motor Tetangga

Senin, 21 September 2026 - 23:16 WIB

Kasad Maruli Berbaur dengan Ribuan Peserta TNI Run 2026, Jelang HUT Ke-81 TNI di Monas

Senin, 21 September 2026 - 19:10 WIB

Teknisi KBR Korbrimob Polri Ukir Prestasi di Panglima TNI Cup 2026, Sabet Lima Gelar Juara

Minggu, 20 September 2026 - 21:27 WIB

Kasad Maruli: Pameran Alutsista Bentuk Pertanggungjawaban TNI AD kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 22:55 WIB

Dankodaeral IV Dorong Sinergi Aparat Hadapi Penyelundupan di Perairan Indonesia

Berita Terbaru

Foto: Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat saat memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Pekapuran, Tambora, Jakarta Barat.

TNI & POLRI

Kecanduan Sabu, Pria di Tambora Nekat Curi Motor Tetangga

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:23 WIB

Foto:Sebanyak 100 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah Jakarta Pusat mengikuti Dialog Penguatan Ideologi dan Karakter Kebangsaan di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

100 Mahasiswa Jakpus Ikuti Dialog Penguatan Ideologi dan Karakter Kebangsaan

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:36 WIB