Pedagang Nasi Padang di Jatinegara Laporkan Kasus Curanmor ke Polisi, Serahkan Bukti CCTV dan Dokumen Kendaraan

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Arbiyanto Saputra BN Pedagang Nasi Padang di Jl. Kebon Sayur, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur saat menunjukkan bukti surat Laporan Polisi, Selasa (26/5/2026). (Dok-okj/fn)

Foto: Arbiyanto Saputra BN Pedagang Nasi Padang di Jl. Kebon Sayur, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur saat menunjukkan bukti surat Laporan Polisi, Selasa (26/5/2026). (Dok-okj/fn)

JAKARTA – Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa seorang pedagang nasi Padang di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, kini resmi ditangani pihak kepolisian setelah korban membuat laporan resmi ke Polres Metro Jakarta Timur. Korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan menemukan kembali kendaraan yang menjadi penunjang utama aktivitas usahanya sehari-hari.

Korban diketahui bernama Arbiyanto Saputra BN, seorang pengusaha sekaligus pedagang nasi Padang yang tinggal dan menjalankan usahanya di Jalan Kebon Sayur 1 No. 09 RT 08/RW 15, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Saat ditemui wartawan di kediamannya yang juga menjadi lokasi usaha warung makan Padang miliknya pada Selasa (26/5/2026), Arbiyanto mengatakan dirinya telah membuat laporan resmi ke Polres Metro Jakarta Timur dengan didampingi sejumlah saksi. Ia juga mengaku telah menyerahkan seluruh dokumen kendaraan serta rekaman CCTV kepada penyidik sebagai barang bukti pendukung proses penyelidikan.

“Saya sudah buat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Timur, didampingi saksi-saksi. Semua surat kendaraan yang hilang dan bukti CCTV juga sudah saya serahkan ke pihak kepolisian,” ujar Arbiyanto kepada wartawan.

Arbiyanto berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ia juga berharap sepeda motor miliknya dapat ditemukan kembali karena kendaraan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas usahanya sehari-hari.

“Semoga pelaku cepat ditangkap dan diamankan polisi supaya mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saya juga berharap motor saya bisa kembali karena itu satu-satunya motor yang saya pakai untuk usaha dan belanja bahan-bahan dagangan warung Padang,” tuturnya.

Berdasarkan dokumen laporan polisi yang diterima, kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/1876/V/2026/SPKT/POLRES METRO JAKTIM/POLDA METRO JAYA tertanggal 24 Mei 2026. Laporan itu terkait dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dalam laporan tersebut dijelaskan, peristiwa pencurian diduga terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 04.25 WIB di Jalan Kebon Sayur 1 No. 09 RT 08/RW 15, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kronologi kejadian bermula ketika korban hendak bepergian pada pukul 07.00 WIB untuk berbelanja kebutuhan warung makan miliknya. Namun saat hendak menggunakan sepeda motor, korban mendapati kendaraannya sudah tidak berada di lokasi parkir depan rumah.

Korban kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi dan mendapati adanya dugaan pelaku yang membawa kabur sepeda motor tersebut pada dini hari.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda bernomor polisi B-3282-TJX warna hitam silver dengan estimasi kerugian mencapai Rp5 juta.

Sebelumnya, kasus ini sempat menimbulkan keresahan warga sekitar lantaran aksi pencurian kendaraan bermotor disebut bukan kali pertama terjadi di lingkungan tersebut. Sejumlah warga mengaku khawatir karena pelaku diduga beraksi pada waktu-waktu rawan ketika sebagian besar warga masih tertidur.

Saat diwawancarai usai kejadian, Arbiyanto mengaku sempat syok mengetahui kendaraan yang selama ini digunakan untuk menunjang usahanya hilang. Motor tersebut biasa dipakai untuk membeli bahan makanan, mengangkut kebutuhan operasional warung, hingga mendukung aktivitas harian usahanya.

“Motor itu memang penting sekali buat usaha saya. Dipakai setiap hari untuk belanja kebutuhan warung,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan motor resmi dengan dokumen kepemilikan lengkap.

“Motor resmi, ada BPKB dan surat-surat lengkap,” ucapnya.

Keterangan sejumlah saksi di lokasi turut memperkuat dugaan bahwa pencurian terjadi pada dini hari. Salah seorang warga menyebut sekitar pukul 03.00 WIB motor korban masih terlihat terparkir di lokasi.

“Jam tiga pagi saya masih lihat motor korban ada di samping motor saya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Sementara itu, pemilik rumah yang memiliki CCTV di sekitar lokasi mengatakan rekaman video sempat memperlihatkan dugaan keberadaan dua orang pelaku. Namun proses pengamatan terkendala karena posisi pelaku beberapa kali tertutup kendaraan lain yang sedang terparkir di sekitar lokasi.

“Di CCTV diduga terlihat dua orang pelaku, tetapi sempat tertutup mobil yang parkir di lokasi,” ujarnya.

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga sekitar yang berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli keamanan, khususnya pada jam-jam rawan dini hari. Warga juga meminta kasus tersebut segera diungkap agar tidak menimbulkan korban lain di kemudian hari.

“Semoga pelakunya cepat tertangkap supaya warga merasa aman dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata salah seorang warga.

Hingga kini, kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak Polres Metro Jakarta Timur.

Polisi diharapkan dapat segera mengidentifikasi pelaku melalui keterangan saksi dan rekaman CCTV yang telah diserahkan korban sebagai bagian dari barang bukti penyelidikan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Patroli Malam Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Pengemudi Ojol Merasa Lebih Aman dari Ancaman Begal
Polisi Bongkar Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Depok
Polsek Cilandak Bongkar Tiga Kasus Curanmor, Satu Pelaku Diduga Beraksi di 10 Lokasi
Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos
PMJ Pastikan Kasus Ijazah Jokowi Terus Berjalan, Berkas Dilimpahkan ke Kejaksaan
Imigrasi Ngurah Rai Tunda Keberangkatan 13 WNI
Polsek Matraman Buru Pelaku Penusukan Petugas PPSU di Bidara Cina, Polisi Kantongi Identitas Terduga
Wakapolri Perkuat Sinergi dengan Otoritas Keamanan Arab Saudi, Perlindungan Jemaah Haji Indonesia Jadi Fokus Utama
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Pedagang Nasi Padang di Jatinegara Laporkan Kasus Curanmor ke Polisi, Serahkan Bukti CCTV dan Dokumen Kendaraan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:29 WIB

Patroli Malam Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Pengemudi Ojol Merasa Lebih Aman dari Ancaman Begal

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:37 WIB

Polisi Bongkar Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Depok

Senin, 25 Mei 2026 - 23:15 WIB

Polsek Cilandak Bongkar Tiga Kasus Curanmor, Satu Pelaku Diduga Beraksi di 10 Lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:21 WIB

Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos

Berita Terbaru