JAKARTA SELATAN – Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, berharap penyelenggaraan Kemang Fest 2026 mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di Jakarta Selatan.
Harapan tersebut disampaikan Syafrin saat membuka Kemang Fest 2026 di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Sabtu (7/11/2026).
Syafrin mengatakan, festival yang berlangsung selama dua hari, 7–8 November 2026, menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan lokal, mulai dari produk UMKM hingga industri ekonomi kreatif.
Tahun ini, panitia menyediakan 140 stan yang menawarkan beragam produk kepada masyarakat.
“Pada gelaran tahun ini terdapat 140 stan yang disiapkan dan menyajikan beragam jenis produk bagi masyarakat yang hadir,” ujar Syafrin.
Menurutnya, kawasan Kemang dipilih karena telah dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif sekaligus destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui festival tersebut, Pemkot Jakarta Selatan berharap popularitas kawasan Kemang semakin meningkat dan memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya.
“Melalui Kemang Fest ini, kita harapkan kawasan Kemang semakin dikenal luas, sekaligus membuka ruang bagi para pelaku ekonomi lokal untuk memasarkan produknya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kemang Fest 2026, H. Fahmi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berawal dari inisiatif para pemuda Karang Taruna RW 05 Kelurahan Bangka.
Kemang Fest mulanya digelar dalam skala kecil di kawasan Jalan Kemang V, kemudian berkembang hingga pernah diselenggarakan di area parkiran LPPI.
Melihat potensi dan konsistensi para pemuda dalam mengembangkan kegiatan tersebut, tokoh masyarakat bersama pemerintah setempat berkomitmen memberikan dukungan dan pendampingan agar kreativitas generasi muda terus berkembang.
Fahmi berharap Kemang Fest tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi bagi para pedagang, tetapi juga dapat berkembang menjadi agenda tahunan resmi pariwisata atau kebudayaan di tingkat DKI Jakarta maupun Jakarta Selatan.
“Kami berharap Kemang Fest tidak hanya sukses menghibur pengunjung dan memberikan keuntungan bagi para pedagang yang berpartisipasi, tetapi juga dapat terus berlanjut hingga masuk ke dalam agenda resmi tahunan pariwisata atau kebudayaan di tingkat DKI Jakarta maupun Jakarta Selatan,” tandasnya. (AM)



































