Indonesia Berdoa: AWIBB dan FORMAS Satukan Spirit Kebangsaan Lewat Doa Lintas Agama

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (tengah) Ketum FORMAS Yohanes Handoyo BudhiSedjati, (kanan) Ketum AWIBB Dyka Mahaputra Beserta Jajaran, (kiri) Ketua DPD AWIBB DKI Jakarta Asep Saiful. (Dok-Istimewa/DPP AWIBB)

Foto: (tengah) Ketum FORMAS Yohanes Handoyo BudhiSedjati, (kanan) Ketum AWIBB Dyka Mahaputra Beserta Jajaran, (kiri) Ketua DPD AWIBB DKI Jakarta Asep Saiful. (Dok-Istimewa/DPP AWIBB)

JAKARTA – Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) menunjukkan komitmennya terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan spiritualitas dengan menghadiri dan memberikan dukungan penuh pada acara “Indonesia Berdoa: Bersatu, Berkeadilan, dan Sejahtera Melalui Semangat Kolaborasi”, yang digelar oleh Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) di Ballroom Lantai 7, Kuningan City Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (18/10/2025).

Acara doa bersama lintas agama ini dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat pemerintahan, dan pemuka agama dari beragam latar belakang. Momen tersebut menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan komitmen spiritual untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik yang kian kompleks.

Ketua Panitia Doa Bersama FORMAS, Dr. H. Serian Wijatno, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial keagamaan, melainkan upaya nyata untuk mempererat solidaritas antarumat beragama.

“Doa bersama ini adalah bentuk ikhtiar spiritual dan sosial kita untuk memperkuat persaudaraan serta kesejahteraan bangsa. Kolaborasi lintas iman menjadi kunci menjaga Indonesia tetap damai dan utuh,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Agama RI Prof. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Ketua Dewan Pembina FORMAS Hashim Djojohadikusumo, Mahfud MD, dan Habib Luthfi bin Yahya.

Dalam pesannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjadikan keberagaman sebagai kekuatan moral bangsa.

“Kebhinekaan adalah lukisan Tuhan yang tak boleh dirusak. Indonesia ini adalah mahakarya Tuhan yang terindah, dan tugas kita adalah menjaga warnanya agar tetap hidup dalam harmoni,” tutur Nasaruddin.

Sementara itu, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handoyo Budhisedjati menyampaikan bahwa kegiatan doa lintas agama tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke-1 FORMAS, sekaligus menjadi momentum refleksi menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin memperkuat semangat kebersamaan lintas sektor dan lintas agama. Indonesia Emas hanya bisa terwujud bila seluruh elemen bangsa bersatu dalam nilai moral, spiritual, dan keadilan sosial,” katanya.

Sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi yang berimbang dan membangun, AWIBB melihat kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam menanamkan nilai persaudaraan nasional.

“AWIBB mendukung penuh inisiatif yang mengedepankan spiritualitas dan kolaborasi lintas elemen bangsa. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyebarkan pesan damai, toleran, dan berkeadaban,” tegas Dyka Mahaputra, Ketua Umum AWIBB.

Kegiatan “Indonesia Berdoa” berlangsung penuh khidmat dengan lantunan doa dari berbagai pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang masing-masing menyampaikan harapan untuk kedamaian, kesejahteraan, dan persatuan bangsa.

Melalui kegiatan ini, FORMAS dan AWIBB menegaskan bahwa doa dan kolaborasi adalah dua kekuatan yang saling melengkapi dalam membangun bangsa.

Keduanya menjadi pondasi menuju Indonesia yang lebih kuat, adil, dan sejahtera, di mana perbedaan bukan menjadi pemisah, melainkan perekat dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Dukcapil Kerahkan Enam Tim Jemput Bola Pulihkan Administrasi Kependudukan Korban Gempa Flores
FPPI Dampingi Kelompok Tani Cinta Alam Lestari Tuntut Kejelasan Hak atas Lahan 1.057 Hektare di Kutai Timur
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa
Deklarasi Cah Angon Capres 2029–2034: Prof. Dr. H. Tubagus Baharudin Disambut Ribuan Pendukung
Mendagri Perintahkan Dukcapil Bantu Cetak Ulang Dokumen Warga Korban Gempa NTT
Hadiri Upacara HUT RI di Istana, Chandra Damopolii Abadikan Momen Bersama Sufmi Dasco
KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa M7,7 NTT ke Manggarai
Ribuan Warga Kalisari Tumpah Ruah Rayakan HUT Ke-81 RI di Pesta Rakyat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Dukcapil Kerahkan Enam Tim Jemput Bola Pulihkan Administrasi Kependudukan Korban Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:01 WIB

FPPI Dampingi Kelompok Tani Cinta Alam Lestari Tuntut Kejelasan Hak atas Lahan 1.057 Hektare di Kutai Timur

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Deklarasi Cah Angon Capres 2029–2034: Prof. Dr. H. Tubagus Baharudin Disambut Ribuan Pendukung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Mendagri Perintahkan Dukcapil Bantu Cetak Ulang Dokumen Warga Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan seorang warga negara Rusia berinisial AP (39) setelah kedapatan merekam aksi demonstrasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Wamena, Papua Pegunungan.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena

Rabu, 26 Agu 2026 - 07:58 WIB

Foto: Sejumlah pengurus dan keluarga besar Media Lensa Polri berfoto bersama Kapospol Tegal Alur, usai menghadiri rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-7 Media Lensa Polri, Selasa (25/8/2026).

Mertopolitan

Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:18 WIB