KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa M7,7 NTT ke Manggarai

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

 

LABUAN BAJO – Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

KRI Bung Hatta berlayar dari Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai. Pengiriman melalui jalur laut dilakukan untuk mempercepat penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah terdampak.

Dalam pelayaran tersebut, KRI Bung Hatta membawa berbagai dukungan logistik, di antaranya paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah bantuan donasi dari masyarakat.

Setibanya di Pelabuhan Reok, bantuan tersebut akan didistribusikan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Berdasarkan pemutakhiran data penanganan pascabencana gempa M7,7 di NTT per 18 Agustus 2026, Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua daerah dengan jumlah korban meninggal dunia dan pengungsi tertinggi.
Di Kabupaten Manggarai, tercatat 27 orang meninggal dunia dan 6.487 warga mengungsi. Sementara di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia mencapai 25 orang dengan jumlah pengungsi sebanyak 15.465 jiwa.

Selain KRI Bung Hatta, TNI Angkatan Laut juga mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS), kapal bantu rumah sakit milik TNI AL, untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

BNPB Buka Tiga Pos Logistik
Untuk memastikan bantuan menjangkau seluruh wilayah terdampak, BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga lokasi, yakni Jakarta, Labuan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta yang berpusat di Base Ops Halim Perdanakusuma menjadi titik penerimaan bantuan dari berbagai instansi, organisasi, maupun masyarakat. Bantuan yang terkumpul selanjutnya didistribusikan menuju Posduklognas Labuan Bajo dan Maumere.

Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor UBPU Komodo. Pos ini mendukung distribusi bantuan ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Sementara itu, Posduklognas Maumere yang berada di Bandara Maumere melayani distribusi bantuan untuk wilayah Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

BNPB membuka Posduklognas bagi masyarakat dan organisasi yang ingin menyalurkan donasi untuk warga terdampak gempa NTT.

BNPB mengimbau masyarakat maupun mitra yang hendak mengirimkan bantuan agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas Posduklognas setempat terkait jadwal dan kebutuhan distribusi.

Koordinasi diperlukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari segi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi.

Dengan koordinasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak gempa.

Berita Terkait

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif

Berita Terbaru