Polda Metro Jaya Paparkan RAT 2025: Penegakan Hukum Menguat, Dukungan Program Nasional Dipertegas

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri. (Dok-KompasTV)

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri. (Dok-KompasTV)

JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyampaikan Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja kepada publik, Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jakarta Selatan, tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, serta dihadiri para pejabat utama Polda Metro Jaya, seluruh Kapolres jajaran, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam pemaparannya, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya berupaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya melalui pendekatan penegakan hukum yang tegas, profesional, dan tetap humanis. Ia menyebut tantangan kamtibmas yang semakin kompleks menuntut institusi kepolisian untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Selain aspek penegakan hukum, Polda Metro Jaya juga menekankan peran strategisnya dalam mendukung kebijakan dan program nasional. Dukungan tersebut diarahkan pada penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sejumlah langkah konkret dilakukan, mulai dari pelaksanaan gerakan pangan murah, penanaman jagung di berbagai wilayah, hingga pendirian Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat.

Di bidang penegakan hukum, capaian kinerja Polda Metro Jaya menunjukkan hasil yang signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mencatat penyelesaian perkara mencapai 109 persen dari target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut mencerminkan intensifikasi penanganan kasus-kasus kriminal konvensional yang berdampak langsung pada rasa aman masyarakat.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap 58 persen perkara yang ditangani sepanjang tahun 2025. Salah satu pengungkapan menonjol adalah pembongkaran sindikat internasional impor pakaian bekas ilegal. Dalam kasus tersebut, penyidik turut membekukan aset terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan nilai mencapai Rp22 miliar, sebagai bentuk penegakan hukum yang tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga aliran keuangan kejahatan.

Di ranah kejahatan siber, Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsiber) bersama para pemangku kepentingan terus meningkatkan upaya penindakan dan pencegahan terhadap kejahatan digital yang kian marak. Sejumlah situs judi online berhasil diblokir, disertai pengungkapan berbagai kasus penipuan daring, termasuk modus love scam yang merugikan masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan produktif.

Kinerja menonjol juga ditunjukkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Sepanjang tahun 2025, aparat berhasil menyita total barang bukti narkotika seberat 3,2 ton dari berbagai pengungkapan kasus.

Dari jumlah tersebut, diperkirakan 10.164.673 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba, sekaligus menegaskan komitmen Polda Metro Jaya dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang merusak generasi bangsa.

Menutup rilis akhir tahun, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa capaian kinerja sepanjang 2025 akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun-tahun mendatang.

Polda Metro Jaya berkomitmen terus memperkuat profesionalisme, transparansi, serta kehadiran polisi di tengah masyarakat guna mewujudkan keamanan yang berkelanjutan dan mendukung agenda pembangunan nasional secara menyeluruh.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Kelas Dunia, Uang Haram Capai Rp25 Miliar
Humas Polri Didorong Jadi Pusat Kendali Komunikasi Strategis, Wakapolri Tekankan Peran Vital di Era Disrupsi Informasi
Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan
Era Baru Pelayanan Publik, Polri Hadirkan LP Online: Klik Lapor Selesai?
Rakernis Humas Polri 2026: Ujian Kredibilitas di Era Disinformasi Digital
Pengungkapan Pabrik Zenith Raksasa, Polisi Bongkar Jaringan Terorganisir di Semarang 
Gladi Posko Korlantas Polri di Bogor: Uji Nyata Kesiapan Hadapi Krisis, Tekankan Hasil Bukan Sekadar Aktivitas
Jenderal Asep Hendradiana, Sosok Pemimpin Humanis di Balik Disiplin Institusi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 02:59 WIB

Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Kelas Dunia, Uang Haram Capai Rp25 Miliar

Rabu, 15 April 2026 - 22:59 WIB

Humas Polri Didorong Jadi Pusat Kendali Komunikasi Strategis, Wakapolri Tekankan Peran Vital di Era Disrupsi Informasi

Selasa, 14 April 2026 - 20:28 WIB

Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan

Selasa, 14 April 2026 - 18:07 WIB

Era Baru Pelayanan Publik, Polri Hadirkan LP Online: Klik Lapor Selesai?

Selasa, 14 April 2026 - 15:35 WIB

Rakernis Humas Polri 2026: Ujian Kredibilitas di Era Disinformasi Digital

Berita Terbaru

Foto: Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan (kiri) bersama wartawan Joko Wiyono (kanan) menunjukkan simbol apresiasi usai meraih penghargaan pada ajang Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-127.

TNI & POLRI

Kodim 0808/Blitar Borong Dua Gelar Juara di LKJ TMMD ke-127

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:37 WIB

Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mendeportasi 13 warga negara Jepang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan daring di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Bogor Deportasi 13 WN Jepang Terkait Penipuan Daring

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:04 WIB