JAKARTA – Aparat kepolisian masih mendalami penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di aliran Kali Ciliwung, tepatnya di kawasan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/1/2026). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tim forensik untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.
“Perkara ini masih kami selidiki. Kami sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi dan saat ini menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Menurut keterangan kepolisian, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB oleh petugas Unit Pengelola Badan Air (UPBA) yang tengah melakukan patroli rutin di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi telentang, tidak bergerak, dan berada di aliran sungai.
Petugas UPBA kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 09.10 WIB, personel Polsek Jagakarsa tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area dan memastikan tidak ada gangguan terhadap proses penyelidikan.
Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Sementara itu, Tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik korban di lokasi kejadian.
Dari hasil identifikasi sementara, polisi menemukan adanya luka lebam pada bagian wajah korban.
Namun demikian, Kompol Nurma menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya tindak pidana.
“Hingga saat ini korban masih tercatat sebagai Mr X. Ditemukan luka lebam di bagian wajah, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil autopsi,” jelasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, guna dilakukan autopsi oleh tim forensik.
Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai waktu dan penyebab kematian, serta kemungkinan adanya unsur kekerasan.
Sebelumnya, informasi mengenai penemuan mayat tersebut sempat beredar luas di media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @lentengagungterkini, yang memperlihatkan kondisi lokasi penemuan di pinggir Kali Ciliwung.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan jaket parasut dan celana pendek berwarna hitam.
Hingga kini, belum ada laporan orang hilang yang secara resmi dikaitkan dengan temuan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban untuk segera melapor ke Polsek Jagakarsa atau Polres Metro Jakarta Selatan.
Polisi juga memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan hingga seluruh fakta terungkap.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































