Tiga Prajurit TNI AD Gugur Saat Jalankan Misi PBB, Dandim Tulungagung Sampaikan Duka

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Komandan Kodim 0807/Tulungagung bersama keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi para prajurit dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Foto: Komandan Kodim 0807/Tulungagung bersama keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi para prajurit dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Tulungagung — Tiga prajurit TNI Angkatan Darat dilaporkan gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian dunia dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ketiganya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya, Sertu M. Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhimadon. Mereka tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL yang tengah bertugas di wilayah misi internasional.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya ketiga prajurit tersebut. Ia menyebut para korban gugur dalam masa penugasan aktif, sebagaimana laporan awal yang diterima satuan.

“Kami keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung turut berduka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa. Ini adalah kehilangan besar, tidak hanya bagi TNI AD, tetapi juga bagi bangsa Indonesia,” kata Hanny dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Insiden yang menewaskan ketiga prajurit itu terjadi di wilayah penugasan misi PBB. Hingga kini, proses penanganan dan pengamanan masih dilakukan oleh pasukan internasional setempat.

Hanny menegaskan, keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global. Ia menilai pengorbanan para prajurit tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme TNI di kancah internasional.

Menurutnya, kiprah prajurit TNI dalam misi Kontingen Garuda selama ini mendapat pengakuan luas dari komunitas global karena kontribusinya dalam menjaga keamanan dan perdamaian.

Hanny juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. “Jasa dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang sebagai kehormatan bagi bangsa,” ujarnya.

Berita Terkait

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan
Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Sah! Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kuat Kapolri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Berita Terbaru