Teknologi Keuangan Harus Sejalan dengan Literasi, Etika,

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menegaskan perkembangan teknologi keuangan tidak boleh berjalan lebih cepat dibandingkan peningkatan literasi, etika, dan tanggung jawab finansial masyarakat

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menegaskan perkembangan teknologi keuangan tidak boleh berjalan lebih cepat dibandingkan peningkatan literasi, etika, dan tanggung jawab finansial masyarakat

YOGYAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menegaskan perkembangan teknologi keuangan tidak boleh berjalan lebih cepat dibandingkan peningkatan literasi, etika, dan tanggung jawab finansial masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Jogja Finansial Festival 2026 (JFF 2026) yang berlangsung di Jogja Expo Center, Sabtu (23/5).

Menurut Anggito, saat ini terdapat sejumlah fenomena yang mengkhawatirkan terkait penggunaan teknologi keuangan di tengah masyarakat. Banyak generasi muda yang dengan mudah membuka akun investasi, namun belum memahami cara menyusun perencanaan keuangan yang baik. Di sisi lain, aktivitas transaksi digital semakin tinggi, namun tidak sedikit rekening yang justru menjadi pasif.

“Masih ada masalah lain seperti pinjaman online ilegal yang tumbuh pesat, judi digital yang menyusup lewat berbagai platform, hingga penawaran investasi semu yang memanfaatkan rendahnya tingkat pemahaman keuangan masyarakat,” ujar Anggito.

Ia menilai penyelenggaraan JFF 2026 di Yogyakarta memiliki makna strategis, mengingat daerah ini dikenal sebagai kota pelajar dan pusat tumbuhnya generasi muda yang akan menjadi penggerak ekonomi masa depan. Kegiatan ini, kata dia, bukan sekadar ajang bertukar wawasan soal ekonomi atau investasi, melainkan ruang pertemuan gagasan dan harapan bagi generasi muda Indonesia.

“Di sini anak muda belajar bahwa mengelola masa depan bukan hanya mengejar keuntungan finansial semata, tapi juga membangun ketahanan diri, menguasai teknologi dengan bijak, memitigasi risiko, menjaga martabat, serta menciptakan peluang yang bermanfaat,” tambahnya.

Dalam sesi Business Talks yang dipandu oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan apresiasi atas peran Anggito Abimanyu dalam pengembangan sistem inti perpajakan atau coretax, saat masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Menurut Purbaya, sistem tersebut terbukti berjalan efektif, mendorong peningkatan penerimaan negara, serta memperkuat transparansi dan kepatuhan di kalangan wajib pajak.

Lebih lanjut, Purbaya juga menyampaikan optimisme terkait penguatan nilai tukar rupiah. Ia menilai kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang kini berjalan pasti, setelah sempat tertunda, dipadukan dengan masuknya aliran dana dari penerbitan obligasi global, menjadi pendorong utama kestabilan nilai mata uang dalam negeri.

“Diharapkan dampak dari aliran devisa hasil ekspor ini semakin signifikan menambah cadangan devisa negara, yang pada akhirnya akan semakin memperkokoh posisi nilai tukar rupiah,” ungkap Purbaya.

JFF 2026 menjadi wadah integrasi berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga kokoh dalam pemahaman dan bertanggung jawab secara sosial.

Berita Terkait

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali
Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena
Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial
Arsikarta Rawat Ruang Eksperimentasi Teater Lewat Umbra et Anima: Metafiksi Chairil Anwar
Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Kuasa Hukum Dhody Thahir Pertanyakan Objek Pemalsuan Surat, Soroti Dugaan Muatan Politis
Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Arsikarta Rawat Ruang Eksperimentasi Teater Lewat Umbra et Anima: Metafiksi Chairil Anwar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live

Berita Terbaru

Petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengamankan seorang warga negara (WN) Australia berinisial BA yang diduga berkaitan dengan video aksi asusila yang viral di media sosial. BA diamankan saat hendak meninggalkan Indonesia pada Kamis (27/8) sekitar pukul 12.00 WITA.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:19 WIB

Foto: Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat.

TNI & POLRI

Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:57 WIB