DPR Dorong BIM University Perkuat Riset Keamanan Siber Pariwisata Bali

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMPASAR – BALI –  Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mendorong BIM University memperkuat riset dan inovasi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, serta keamanan siber untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dorongan itu disampaikan Habib Aboe saat melakukan kunjungan kerja bersama delegasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI ke BIM University, Bali, Rabu (27/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Habib Aboe mengapresiasi inovasi BIM University dalam pemanfaatan teknologi AI. Salah satunya melalui Bali Future Lab yang digelar pada Juli 2026 dan mendorong transformasi AI serta digitalisasi bagi sektor UMKM dan pariwisata di Bali.

“Bali adalah etalase Indonesia di mata dunia. Karena itu, kemajuan teknologi pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan keamanan digital,” ujar Habib Aboe.

Menurut dia, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi kemajuan pariwisata. Namun, kemajuan tersebut juga memunculkan kerentanan baru, mulai dari penipuan siber atau cyber scams, penyalahgunaan data wisatawan, hingga manipulasi digital dan deepfake.

Ancaman tersebut, kata dia, dapat mengganggu kepercayaan publik sekaligus merusak citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

Karena itu, Habib Aboe mendorong BIM University mengambil peran strategis melalui pengembangan pusat riset dan inovasi untuk membantu memitigasi kejahatan digital yang menyasar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain keamanan siber, dia menyoroti pentingnya kedaulatan data dan etika dalam pemanfaatan teknologi. Menurutnya, perkembangan AI berlangsung sangat cepat, bahkan dalam sejumlah aspek dapat melampaui perkembangan regulasi.
“Kita tidak ingin generasi muda hanya lihai menciptakan teknologi, tetapi abai terhadap hukum, etika dan privasi,” tegasnya.

Habib Aboe berharap perguruan tinggi dapat mengintegrasikan keterampilan teknologi dengan pemahaman hukum dan etika digital dalam kurikulum, terutama terkait perlindungan data pribadi.

Dia juga mendorong agar hasil riset mahasiswa dan dosen BIM University, khususnya di bidang sistem informasi, bisnis digital, dan tata kelola siber, dapat menjadi masukan bagi DPR RI dalam memperkuat regulasi perlindungan ruang siber nasional.

“Riset-riset mahasiswa dan dosen mari kita tarik ke Senayan. Jadikan itu sebagai masukan empiris bagi kami di DPR RI dalam memperkuat instrumen hukum perlindungan ruang siber nasional,” katanya.

Menurut Habib Aboe, Bali tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi pusat inovasi dan hub diplomasi jalur kedua (track-two diplomacy), khususnya dalam isu ketahanan digital dan etika teknologi di kawasan ASEAN.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara parlemen, perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Bali memiliki potensi besar menjadi pelopor ketahanan digital dan etika teknologi di kawasan regional ASEAN,” pungkasnya.

Dia berharap kolaborasi antara negara, dunia usaha, dan dunia akademik terus diperkuat sehingga pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan bangsa.

Berita Terkait

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri

Berita Terbaru