Bayu Oktara Luncurkan Buku “Suara yang Menggerakkan Dunia”, Dorong Generasi Muda Wujudkan Mimpi Melalui Komunikasi Efektif

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bayu Oktara, Penulis Buku

Foto: Bayu Oktara, Penulis Buku "Suara yang Menggerakkan Dunia". (Dok-okj/fn)

JAKARTA – Praktisi komunikasi sekaligus penulis, Bayu Oktara, resmi meluncurkan buku terbarunya berjudul Suara yang Menggerakkan Dunia dalam sebuah acara yang digelar di Gramedia Jalma, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Peluncuran buku tersebut menjadi momentum bagi Bayu untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, meningkatkan kemampuan komunikasi di tengah derasnya arus informasi digital yang kian kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Bayu menegaskan bahwa komunikasi yang baik bukan hanya soal berbicara, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu menyampaikan gagasan secara efektif sehingga dapat dipercaya, dipahami, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Melalui buku ini saya berharap semakin banyak orang yang mampu menggapai mimpinya. Saya percaya bahwa dalam komunikasi yang tepat, ada rezeki yang hebat. Ketika seseorang mampu menyampaikan pesan dengan benar, maka peluang untuk mendapatkan dukungan dan membuka berbagai kesempatan juga akan semakin besar,” ujar Bayu usai peluncuran buku.

Menurutnya, generasi saat ini memiliki potensi yang luar biasa karena lahir dan tumbuh bersama perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, kemudahan akses informasi juga menghadirkan tantangan tersendiri, yakni munculnya sikap skeptis akibat banjir informasi yang tidak semuanya dapat dipercaya.

Bayu menilai kondisi tersebut membuat kemampuan berkomunikasi menjadi semakin penting. Di tengah banyaknya informasi yang beredar, seseorang harus mampu menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan agar dapat membangun kepercayaan publik.

“Generasi sekarang sebenarnya hebat-hebat karena sejak lahir sudah hidup berdampingan dengan teknologi. Tetapi karena terlalu banyak informasi yang diterima, mereka sering kali kesulitan menentukan mana informasi yang dapat dipercaya. Karena itu penting bagi kita untuk mampu menyampaikan pesan dengan benar agar menjadi sosok yang dipercaya dan mampu menggerakkan dunianya sendiri,” katanya.

Buku Suara yang Menggerakkan Dunia juga lahir melalui proses yang tidak singkat. Bayu mengungkapkan bahwa ide penulisan buku tersebut sempat mengalami berbagai hambatan. Mulai dari proses penyuntingan, pencarian konsep dan judul, hingga hilangnya inspirasi di tengah perjalanan penulisan.

Meski demikian, ia merasa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menghadirkan buku tersebut kepada masyarakat. Di tengah meningkatnya kecemasan sosial dan derasnya informasi yang beredar di ruang digital, Bayu melihat adanya kecenderungan masyarakat untuk kembali mencari sumber pengetahuan yang lebih mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan melalui buku.

“Sekarang ini kita dipenuhi oleh berbagai informasi. Ada yang benar, ada yang tidak. Ditambah lagi banyak kecemasan yang muncul akibat situasi tersebut. Ketika orang mulai kembali kepada buku, saya merasa inilah saat yang tepat untuk meningkatkan literasi melalui karya ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Bayu berharap buku tersebut dapat menjadi panduan praktis bagi siapa saja yang ingin menyampaikan ide, gagasan, maupun aspirasi secara lebih efektif. Menurutnya, banyak ide cemerlang yang gagal diwujudkan bukan karena kurang berkualitas, melainkan karena tidak dikomunikasikan dengan baik kepada pihak lain.

Ia menekankan bahwa kemampuan mempresentasikan gagasan secara efektif merupakan langkah awal untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan. Setelah ide diterima dan dipahami, langkah berikutnya adalah merealisasikannya melalui tindakan nyata.

“Buat anak muda sekarang yang penting adalah bagaimana mewujudkan mimpi. Jangan hanya menjadi wacana atau sekadar dipikirkan. Cara membuka pintunya adalah dengan mempresentasikan ide secara efektif. Setelah itu direalisasikan. Harapannya, melalui buku ini mereka bisa menyampaikan ide dengan baik sehingga lingkungan di sekitarnya mendukung apa yang menjadi gagasannya,” tutur Bayu.

Peluncuran buku tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta yang hadir, mulai dari kalangan pembaca, pegiat literasi, hingga generasi muda yang tertarik mendalami keterampilan komunikasi. Buku Suara yang Menggerakkan Dunia mengangkat berbagai perspektif mengenai pentingnya komunikasi dalam membangun kepercayaan, memperluas peluang, serta menciptakan pengaruh positif di berbagai bidang kehidupan.

Bagi masyarakat yang ingin memiliki buku tersebut, Bayu menyampaikan bahwa Suara yang Menggerakkan Dunia telah tersedia di jaringan toko Gramedia di seluruh Indonesia. Selain itu, buku tersebut juga dapat diperoleh melalui platform penjualan daring milik Gramedia maupun sejumlah toko buku lainnya.

Melalui karya terbarunya ini, Bayu berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang tidak hanya memiliki ide dan mimpi besar, tetapi juga kemampuan untuk mengomunikasikannya secara efektif sehingga mampu menginspirasi, menggerakkan, dan membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Tanamkan Kreativitas dan Cinta Budaya, Program DWP Kemenbud di SMPN 19 Jakarta
Hendri Yudi Ajak Mahasiswa Goib UT Ikuti Webinar Hukum, Kupas Peran Strategis Paralegal di Tengah Masyarakat
Bantuan Ijazah Tertunda Tahap II, 414 Pelajar Jaksel Terbantu
Peringati Sumpah Pemuda, PWI Pokja Jaksel Ajak Pelajar Jaga Jakarta
Prabowo Bangun 265 Sekolah Rakyat, Buka Akses Pendidikan bagi 45 Ribu Anak
UU PPRT Tak Cukup Disahkan, BEM FH UNDIP Desak Aturan Pelaksana Segera Disusun
BKPRMI DKI Minta Prestasi Anak di Bidang Al-Qur’an Diakui dalam Penerimaan Siswa
Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Tanamkan Kreativitas dan Cinta Budaya, Program DWP Kemenbud di SMPN 19 Jakarta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Hendri Yudi Ajak Mahasiswa Goib UT Ikuti Webinar Hukum, Kupas Peran Strategis Paralegal di Tengah Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Bantuan Ijazah Tertunda Tahap II, 414 Pelajar Jaksel Terbantu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, PWI Pokja Jaksel Ajak Pelajar Jaga Jakarta

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Prabowo Bangun 265 Sekolah Rakyat, Buka Akses Pendidikan bagi 45 Ribu Anak

Berita Terbaru