JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memberikan tali kasih kepada 100 veteran dalam kegiatan PRIMADONA di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).
Pemberian tali kasih menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga penghormatan terhadap para pejuang yang telah berkontribusi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Oki Waskito, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri.
Hendra mengatakan perhatian kepada veteran tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan yang telah mereka lakukan.
“Ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi untuk orang tua kami, para anggota LVRI Jakarta Utara. Terima kasih atas perjuangan dan semangat kemerdekaan yang terus digelorakan,” ujar Hendra.
Menurut Hendra, nilai-nilai perjuangan seperti persatuan, keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap Tanah Air harus tetap ditanamkan kepada generasi muda meski zaman terus berubah.
Ia berharap pengalaman dan keteladanan para veteran dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga keutuhan bangsa.
Ketua LVRI Jakarta Utara Yohannes W. Kussoy mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemkot Jakarta Utara. Ia berharap hubungan antara pemerintah, veteran, dan generasi muda terus diperkuat.
“Terima kasih atas kepedulian dan perhatian terhadap kami. Semoga sinergi ini terus berlanjut agar hubungan antara veteran dan generasi penerus semakin erat,” kata Yohannes.
Yohannes menilai perjuangan mempertahankan Indonesia kini memiliki bentuk yang berbeda. Generasi muda, kata dia, dapat meneruskan perjuangan para pendahulu dengan menjaga persatuan dan berkontribusi bagi bangsa.
Selain menerima tali kasih, para veteran juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anggota LVRI.
Tokoh masyarakat Jakarta Utara Ronny Tanuwijaya mengatakan perhatian kepada veteran seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau momentum hari besar nasional.
“Kepedulian terhadap mereka perlu diwujudkan secara berkelanjutan, terutama dengan memastikan para pejuang yang masih hidup mendapatkan penghormatan dan perhatian yang layak,” ujar Ronny.
Menurutnya, penghormatan terhadap veteran juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan sosial yang positif.
Ronny pun mengingatkan generasi muda agar memahami sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari pengorbanan panjang para pendahulu.
“Generasi muda harus memahami bahwa kemerdekaan ini tidak datang begitu saja. Ada pengorbanan yang sangat besar di baliknya. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” tuturnya.
Editor: Helmi AR




































