Ketum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Buka Seminar PON: Gengsi atau Prestasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, resmi membuka seminar Evaluasi Pekan Olahraga Nasional (PON): Gengsi atau Prestasi, yang diselenggarakan di Aula KONI Jabar, Bandung, Kamis (12/12/2024) pagi. Acara dari Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Pusat ini dikemas secara serius dan mendalam, membahas berbagai isu yang menjadi sorotan dalam penyelenggaraan PON.

 

Salah satu pokok pembahasan utama adalah diterbitkannya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor XIV Tahun 2024. Permenpora XIV yang ditanda tangani Menpora Dito Ariotedjo pada 21 Oktober 2024 tersebut mengundang kontroversi dan kritik dari para pemangku sekaligus pelaku olahraga.

 

Dalam sambutannya Zulmansyah Sekedang meminta para peserta seminar yang terdiri dari para pemangku kepentingan olahraga, pengurus KONI dari berbagai daerah, wakil dari cabang olahraga (cabor), akademisi, dan wartawan menyepakati bahwa tugas wartawan menjadi sangat penting dalam mengawasi implementasi kebijakan tersebut.

 

“Beberapa poin dalam Permen ini mengandung beberapa hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Olimpiade. Hal ini perlu menjadi perhatian serius, apakah regulasi ini layak diberlakukan atau justru menjadi penghambat prestasi olahraga nasional,” ujar Zulmansyah Sekedang.

 

Seminar juga menyoroti berbagai titik lemah dalam Permenpora XIV/2024, termasuk ketentuan yang mengharuskan pencalonan ketua cabang olahraga (cabor) mendapat persetujuan dari pemerintah. Kebijakan ini dianggap sebagai salah satu hambatan besar yang dapat mengganggu independensi dan dinamika pembinaan olahraga di Indonesia.

 

Hasil diskusi dan rekomendasi dari seminar ini rencananya akan diserahkan kepada pemerintah sebagai bahan evaluasi. Para peserta berharap pemerintah dapat mempertimbangkan masukan-masukan tersebut, khususnya poin-poin yang dinilai menghambat upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

 

Seminar olahraga evaluasi PON: Gengsi atau Prestasi yang digelar oleh Siwo PWI Pusat ini disajikan dalam dua sesi, pagi dan siang.

 

Pada sesi pertama dengan moderator Rais Adnan yang sekretaris Siwo Pusat, ditampilkan tiga pembicara, yakni wartawan olahraga senior Mahfudin Nigara yang juga anggota Dewan Penasihat PWI Jaya, mantan Sesmenpora Prof.Djoko Pekik, dan wakil dari KONI Jabar.

 

Sesi kedua, dipandu oleh Tubagus Adhi dari PWI Jaya, ditampilkan juga tiga pembicara, antara lain Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta Ir.H Fatchul Anas.

 

Seminar juga dihadiri oleh Ketua Umum PWI Pusat 2018-2023 Atal Sembiring Depari dan perwakilan dari Siwo Siwo daerah, termasuk Ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering.

Berita Terkait

CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya
YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers
Habib Syakur Desak Istana Klarifikasi Pernyataan Hotman Paris Soal Kasus Febrie Adriansyah
Imigrasi Bali Kerahkan 104 Petugas Patroli Dharma Dewata, 342 WNA Terjaring Pengawasan
Arsitektur Inovasi Negara Pancasila: Saat Negara Harus Memimpin, Bukan Sekadar Mengatur
Panas! PT BBBS Bongkar Fakta Polemik Tin Slag, Tudingan Ekspor hingga Seret Nama Anak Gubernur Dibantah
Menkes: Deteksi Dini dan Pengobatan Cepat Jadi Strategi Utama Tekan Angka Kematian Akibat Kanker di Indonesia
Brigjen Komarudin Berpindah Jabatan dalam Waktu Singkat, ITW Pertanyakan Dasar Pertimbangannya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIB

CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:19 WIB

YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:56 WIB

Habib Syakur Desak Istana Klarifikasi Pernyataan Hotman Paris Soal Kasus Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:02 WIB

Imigrasi Bali Kerahkan 104 Petugas Patroli Dharma Dewata, 342 WNA Terjaring Pengawasan

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:54 WIB

Arsitektur Inovasi Negara Pancasila: Saat Negara Harus Memimpin, Bukan Sekadar Mengatur

Berita Terbaru