JAKARTA – Komisaris Utama PT Kertas Nusantara Indonesia, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia.
Dalam keterangannya kepada redaksi pada Jumat (2/10/2026), Tubagus Bahrudin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan Dudung Abdurachman yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029, Dudung Abdurachman resmi ditetapkan sebagai Menko Polkam menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.
Tubagus Bahrudin berharap amanah baru yang diberikan kepada Dudung dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.
“Selamat kepada Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman atas amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, kebijaksanaan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Tubagus Bahrudin dalam keterangannya.
Menurutnya, posisi Menko Polkam memiliki peran strategis dalam membantu Presiden mengoordinasikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan bidang politik dan keamanan. Karena itu, kesinambungan koordinasi antarlembaga menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas tersebut.
Dudung Abdurachman sendiri menyampaikan setelah pelantikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait serta melakukan sinkronisasi kondisi keamanan agar situasi nasional semakin kondusif.
Pergantian posisi Menko Polkam tersebut menjadi bagian dari rangkaian penataan kembali sejumlah posisi strategis pemerintahan. Sebelum dipercaya menjadi Menko Polkam, Dudung menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Posisi tersebut kemudian diisi oleh Jenderal Polisi (Purn.) Listyo Sigit Prabowo.
Tubagus Bahrudin menilai pergantian pejabat dalam pemerintahan merupakan bagian dari dinamika penyelenggaraan negara. Menurutnya, hal yang terpenting adalah setiap pejabat yang menerima mandat dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ucapan selamat tersebut, lanjutnya, juga menjadi bentuk penghormatan atas amanah kenegaraan yang kini diemban Dudung Abdurachman.
“Semoga amanah dalam menjalankan tugas, mampu membangun koordinasi yang baik antarlembaga, serta senantiasa mengedepankan kepentingan nasional, persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Dengan posisi barunya sebagai Menko Polkam, Dudung kini menghadapi tanggung jawab untuk mengoordinasikan berbagai urusan strategis di bidang politik dan keamanan. Pemerintah sendiri menyatakan bahwa konsolidasi dan sinkronisasi antarlembaga menjadi salah satu perhatian awal setelah pergantian tersebut.
Tubagus Bahrudin berharap kepemimpinan baru di Kemenko Polkam dapat berjalan secara efektif dan memberikan kontribusi terhadap penguatan koordinasi pemerintahan, stabilitas nasional, serta terciptanya kondisi yang mendukung kehidupan masyarakat yang aman dan tertib.
Dengan demikian, ucapan selamat tersebut tidak hanya menjadi apresiasi atas pelantikan Dudung Abdurachman, tetapi juga harapan agar amanah jabatan strategis tersebut dapat dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan berpijak pada kepentingan bangsa dan negara.
Editor: Fahmy Nurdin




































