Diding Wahyudin Kasudin Pendidikan Jakarta Barat I Tegaskan Tidak Ada Kasus Pelecehan di SMK Cengkareng

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diding Wahyudin Kasudin Pendidikan JB 1.

Foto: Diding Wahyudin Kasudin Pendidikan JB 1.

Jakarta — Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Jakarta Barat I, Diding Wahyudin, menepis isu yang beredar di salah satu media online terkait dugaan kasus pelecehan di SMK Cengkareng. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan telah dipastikan langsung melalui klarifikasi dengan pihak sekolah, Jumat, (24/10/2025).

“Kami sudah melakukan pengecekan menyeluruh. Berdasarkan klarifikasi dari kepala sekolah dan jajaran, tidak pernah terjadi kasus pelecehan di SMK Cengkareng seperti yang diberitakan,” ujar Diding kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (24/10).

Diding menjelaskan, tim Sudin Pendidikan Jakarta Barat I segera turun tangan begitu pemberitaan itu mencuat. Hasil konfirmasi di lapangan memastikan bahwa tidak ada laporan, aduan, maupun bukti yang mendukung adanya dugaan pelecehan di sekolah tersebut.

Selain membantah isu tersebut, Kasudin juga memberikan penjelasan mengenai letak sekolah yang sebenarnya.

“Perlu diluruskan, meskipun namanya SMK Cengkareng, secara administratif sekolah itu berada di wilayah Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, bukan di Cengkareng seperti yang tertulis dalam berita,” katanya.

Diding mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga keakuratan informasi, terutama dalam isu sensitif yang dapat merusak reputasi lembaga pendidikan.

“Kami menghormati kebebasan pers, namun kami berharap agar setiap berita selalu didasarkan pada data faktual dan hasil verifikasi, bukan sekadar kabar yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Diding menambahkan, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat I akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Dengan adanya klarifikasi ini, Sudin Pendidikan Jakarta Barat I berharap masyarakat dapat menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang belum tentu benar.

“Tujuan kami sederhana: memastikan publik mendapatkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tutup Diding.

Berita Terkait

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau
Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja
Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi
UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang
Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri
Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA
Isu Lama Kembali Terkuak: Dugaan Pemotongan Dana PIP Bayangi SMA Islam As-Syafi’iyah 02 Bekasi
Kasatlak Pendidikan Duren Sawit Intensifkan Monev Jelang Hari Pertama Semester Genap 2025-2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:38 WIB

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:01 WIB

Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:09 WIB

Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:18 WIB

UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:59 WIB

Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri

Berita Terbaru