Dubes Iran Temui Tokoh Islam RI, Minta Dukungan Kampanye Anti-Perang dan Serukan Persatuan Umat

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menggalang dukungan dari tokoh-tokoh Islam di Indonesia untuk mendorong kampanye anti-perang di tengah konflik yang masih berlangsung di Iran.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menggalang dukungan dari tokoh-tokoh Islam di Indonesia untuk mendorong kampanye anti-perang di tengah konflik yang masih berlangsung di Iran.

Jakarta — Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menggalang dukungan dari tokoh-tokoh Islam di Indonesia untuk mendorong kampanye anti-perang di tengah konflik yang masih berlangsung di Iran.

Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional dan ulama, termasuk kunjungan ke kediaman Din Syamsuddin di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).

Dalam pertemuan itu, Boroujerdi menyampaikan kronologi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta mengajak umat Islam untuk bersatu menyuarakan penghentian perang.

Tujuan saya datang adalah menyampaikan kampanye anti-perang dan meminta dukungan agar serangan terhadap Iran dihentikan,” kata Boroujerdi.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan umat Islam di tengah situasi global yang memanas. Menurutnya, perbedaan mazhab seperti Syiah dan Sunni tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.

Perbedaan itu tidak perlu dibesar-besarkan. Persatuan umat sangat penting agar tidak mudah dilemahkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Boroujerdi turut menyampaikan apresiasi atas dukungan dan solidaritas yang diberikan tokoh-tokoh Islam Indonesia terhadap kondisi yang dialami Iran.

Sementara itu, Din Syamsuddin menyatakan keprihatinan mendalam atas konflik yang terjadi dan menyerukan penghentian perang. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Kami mengutuk serangan yang menewaskan warga sipil dan menilai ini sebagai tragedi kemanusiaan,” kata Din.
Menurut Din, serangan yang terjadi tidak dapat dibenarkan dan merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara serta hak asasi manusia.

Ia juga menilai konflik tersebut sebagai kejahatan perang dan mendesak masyarakat internasional untuk tidak terprovokasi oleh narasi yang membenarkan tindakan kekerasan.
Din turut mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu dan tidak terpecah oleh perbedaan mazhab maupun kepentingan politik global.

Kita harus bersatu sebagai umat untuk mendorong terciptanya perdamaian dunia,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah perwakilan organisasi Islam, termasuk dari Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Koordinasi Mubalig se-Indonesia (Bakomubin), yang turut menyuarakan pentingnya solidaritas dan perdamaian global.

Berita Terkait

Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan
Tak Sekadar Wisata, Ancol Perkuat Hubungan Sosial dengan Warga Lewat Program Kurban Idul Adha
Massa Rusak Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Diamankan Polisi
AHY di Hadapan 4.000 Mahasiswa UNPAM: SDM Unggul Kunci Indonesia Hadapi Tantangan Global
Momentum Idul Adha 1447 H, Ancol Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Transformasi Semangat Berqurban 
Isu Papua Memanas Lewat Film Pesta Babi, Tokoh Hukum Minta Narasi Berimbang
Kementerian HAM Jelaskan Arah Revisi UU HAM: Perkuat Fungsi Pengawasan dan Koordinasi
Idul Adha 2026 Rabu 27 Mei, Berpotensi Libur Long Weekend
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:07 WIB

Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:56 WIB

Tak Sekadar Wisata, Ancol Perkuat Hubungan Sosial dengan Warga Lewat Program Kurban Idul Adha

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:51 WIB

Massa Rusak Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:08 WIB

AHY di Hadapan 4.000 Mahasiswa UNPAM: SDM Unggul Kunci Indonesia Hadapi Tantangan Global

Senin, 25 Mei 2026 - 20:34 WIB

Momentum Idul Adha 1447 H, Ancol Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Transformasi Semangat Berqurban 

Berita Terbaru

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) membantah sejumlah kritik yang disampaikan Komnas HAM terkait revisi Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Pemerintah menegaskan proses penyusunan revisi aturan tersebut dilakukan secara partisipatif dan tidak bertujuan melemahkan independensi Komnas HAM.

Hukum & Kriminal

Kementerian HAM Bantah Revisi UU HAM Lemahkan Komnas HAM

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB