Hari Musik Nasional, Kementerian Kebudayaan, Fadli Zon, PAPPRI, Dwiki Darmawan, Musik Indonesia, Ekosistem Musik,

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kebudayaan menyatakan kesiapan mendukung penuh peringatan Hari Musik Nasional (HMN) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem musik nasional dan pemajuan kebudayaan Indonesia.

Kementerian Kebudayaan menyatakan kesiapan mendukung penuh peringatan Hari Musik Nasional (HMN) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem musik nasional dan pemajuan kebudayaan Indonesia.

Jakarta – Kementerian Kebudayaan menyatakan kesiapan mendukung penuh peringatan Hari Musik Nasional (HMN) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem musik nasional dan pemajuan kebudayaan Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menerima audiensi Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin (24/2).

Dalam pertemuan itu dibahas rencana peringatan Hari Musik Nasional 2026 yang akan digelar di sejumlah daerah dengan mengedepankan kolaborasi lintas pemangku kepentingan serta penguatan nilai kebudayaan nasional.

Sekretaris Jenderal PAPPRI Dwiki Darmawan menjelaskan, PAPPRI merupakan penggagas Hari Musik Nasional sejak 27 Februari 1986 dan secara konsisten memperingatinya selama lebih dari dua dekade. HMN sendiri ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 dan diperingati setiap 9 Maret.

Hari Musik Nasional harus terus dijaga sebagai momentum kebudayaan dan harapan bagi kekuatan musik nasional. Kami merasa bertanggung jawab memastikan peringatan ini tetap berjalan dan selaras dengan kebijakan kebudayaan nasional,” ujar Dwiki.

Menyesuaikan momentum Ramadan, PAPPRI merancang rangkaian kegiatan HMN 2026 dengan puncak peringatan pada 9 Maret yang dipusatkan di Gedung Negara, Serang, Banten. Acara tersebut melibatkan Dewan Pimpinan Daerah PAPPRI di seluruh Indonesia dan menampilkan talenta lokal bernuansa religius, seperti Terbang Gede, Genjring Zikir, Rudat, hingga salawat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan dukungan pemerintah terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Musik Nasional sejalan dengan upaya memajukan musik Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa.

Kami sangat mendukung upaya-upaya untuk terus menghidupkan dan memajukan musik Indonesia. Hari Musik Nasional yang diperingati setiap 9 Maret bertepatan dengan hari lahir Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kami terbuka untuk berkolaborasi dan mendukung agenda yang telah direncanakan,” kata Fadli.
Ia juga menyambut baik rencana pelaksanaan peringatan lanjutan pada 15 April di Taman Ismail Marzuki. Fadli mendorong agar unsur musik dangdut turut dihadirkan dalam perayaan tersebut, seiring upaya pengusulan dangdut sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO yang tengah dipersiapkan bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI).

Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Direktur Film, Media, dan Seni Saifullah, serta Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Annisa Rengganis, bersama jajaran pengurus PAPPRI.

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan PAPPRI dalam memperkuat musik sebagai pilar pemajuan kebudayaan nasional, sekaligus memastikan Hari Musik Nasional menjadi momentum strategis untuk merayakan keberagaman, kreativitas, dan identitas musik Indonesia.

Berita Terkait

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita
Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Berita Terbaru