RI Gandeng Arm Kuasai Teknologi Semikonduktor, Prabowo Saksikan Langsung di London

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia menegaskan penguatan kerja sama strategis di bidang teknologi melalui penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, Rabu (25/2).

Pemerintah Indonesia menegaskan penguatan kerja sama strategis di bidang teknologi melalui penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, Rabu (25/2).

London – Pemerintah Indonesia menegaskan penguatan kerja sama strategis di bidang teknologi melalui penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, Rabu (25/2).

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi teknologi.

Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis Indonesia dalam menguasai teknologi semikonduktor. Arm dikenal sebagai perusahaan yang mendominasi pasar desain chip global, termasuk untuk sektor otomotif, pusat data, dan kecerdasan buatan. Melalui kemitraan ini, Indonesia diarahkan untuk mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional di bidang teknologi strategis.

Dengan kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat melatih sekitar 15 ribu engineer dalam ekosistem Arm agar menguasai teknologi desain chip. Kerja sama ini juga akan berlanjut ke generasi berikutnya dari teknologi semikonduktor, sehingga Indonesia memiliki kemampuan kuat di bidang desain chip,” ujar Airlangga.

Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana awal sebesar USD 150 juta untuk membangun ekosistem semikonduktor nasional melalui kemitraan tersebut. Langkah ini menandai upaya Indonesia untuk bertransformasi dari konsumen teknologi menjadi produsen bernilai tambah tinggi dalam rantai pasok global.
Menurut Airlangga, penguasaan teknologi dipandang sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi nasional, yang menjembatani potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ia menjelaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat kemandirian teknologi nasional, sekaligus melengkapi agenda besar pembangunan ketahanan pangan dan ketahanan energi. Inisiatif ini juga diposisikan sebagai langkah lompatan strategis (leapfrog) dalam penguatan ekosistem digital Indonesia.

Lebih lanjut, Indonesia akan mengembangkan enam desain chip nasional yang berfokus pada kepemilikan intellectual property (IP) strategis. “Enam desain chip ini akan menjadi IP yang dimiliki Indonesia. Bidangnya bisa mencakup teknologi otomotif, internet of things, data center, home appliances, hingga teknologi masa depan seperti autonomous vehicle dan quantum computing,” kata Airlangga.

Pengembangan ekosistem tersebut juga mencakup peningkatan kapabilitas perangkat lunak nasional melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia. Selama hampir dua tahun terakhir, kampus-kampus tersebut telah dipersiapkan untuk mendukung agenda penguatan ekosistem semikonduktor nasional.

Ke depan, pengembangan generasi baru chip juga membuka peluang investasi lebih besar, termasuk pada aspek manufaktur semikonduktor. Pemerintah berharap sejumlah perusahaan global dapat menanamkan investasi di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri semikonduktor nasional.

Berita Terkait

BNPB dan Menhut Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel, Fokus Tekan Titik Api
Kejagung Ungkap Korupsi Tata Kelola Nikel, Kerugian Negara Rp401,6 Miliar Dikembalikan
Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya
Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah
Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay
LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf
Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Dalton Wong sebagai Wakil Ketua Komite Bilateral KADIN Kamboja dan Vietnam
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:35 WIB

BNPB dan Menhut Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel, Fokus Tekan Titik Api

Selasa, 1 September 2026 - 09:45 WIB

Kejagung Ungkap Korupsi Tata Kelola Nikel, Kerugian Negara Rp401,6 Miliar Dikembalikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Foto: Babinsa Desa Mergayu Serka Eko Hadi Wijaya bersama seorang petani membersihkan rumput liar atau gulma di area persawahan Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

TNI & POLRI

Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi

Senin, 31 Agu 2026 - 14:34 WIB