JAKARTA – Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, beserta Jajaran kembali merespon dan meninjau langsung kondisi kawasan Tanah Abang pada Senin (22/1/2026) dalam rangka memastikan kesiapan wilayah menghadapi kepadatan selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri.
Dalam peninjauan tersebut, Arifin menegaskan bahwa Tanah Abang setiap Ramadan selalu dipadati pengunjung yang datang untuk berbelanja di Pasar Tanah Abang. Ia menyebut pasar grosir tersebut masih menjadi magnet bagi masyarakat, tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
“Kita merasa bangga bahwa Pasar Tanah Abang masih menjadi sentra pasar grosir yang banyak diminati,” ujar Arifin.
Namun demikian, Pemkot Jakarta Pusat berkomitmen menata kawasan agar lebih rapi, tertib, dan teratur. Arifin menekankan pentingnya kelancaran lalu lintas kendaraan maupun pejalan kaki di kawasan tersebut.
Kita tadi apel bersama dari jajaran tiga pilar, TNI/Polri termasuk juga dari Dinas Sosial P3S Bina Marga, Sudin Tamhut, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Perhubungan, kemudian juga ada unsur para pemangku kepentingan ada Bu Camat para Lurah RW LMK, FKDM dan lainnya,” ucapnya.
Terkait parkir liar yang sempat terjadi, Arifin menyampaikan bahwa jajaran tiga pilar, khususnya Polsek Metro Tanah Abang, telah melakukan penindakan terhadap para pelanggar parkir liar.
Kemudian dalam rangka kedepannya sejak awal sebelum Ramadan sudah di tempatkan anggota petugas dari Suku Dinas Perhubungan, kemudian dari jajaran Satpol-PP pamong praja, di tempatkan ditugaskan sekali lagi untuk memberikan rasa aman rasa nyaman buat orang yang datang ke kawan Tanah Abang.
Selain itu, sejak sebelum Ramadan, berbagai unsur telah dikerahkan untuk melakukan pengawasan dan penataan, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polri, Dinas Sosial, hingga unsur wilayah seperti camat, lurah, RW, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dalam peninjauan lapangan, Arifin juga menemukan pedagang yang masih berjualan hingga ke trotoar dan badan jalan. Ia menegaskan bahwa fungsi trotoar harus dikembalikan untuk pejalan kaki dan badan jalan untuk kendaraan.
“Kita minta para pedagang tidak memajukan barang dagangannya sampai ke trotoar maupun badan jalan,” tegasnya.
Arifin mengajak seluruh stakeholder dan pelaku usaha di Tanah Abang untuk bersama-sama menjaga ketertiban kawasan. Menurutnya, pembenahan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang modern, maju, dan tertata,” tutup Wali Kota Jakarta Pusat.




































