6 Truk Engkel LH Sektor Tambora Kedapatan Buang Sampah Pagi Ini, 2 Truk Berhasil Dihadang Warga RW 08

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Warga Protes Pembuangan Sampah di Tambora.

Foto: Warga Protes Pembuangan Sampah di Tambora.

JAKARTA – Para pengurus RW dan tokoh masyarakat Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat menyatakan penolakan keras terhadap fungsi Depo/Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jl. Duri Utara 3 yang dijadikan tempat transit sementara sampah oleh petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Sektor Tambora.

Depo tersebut secara administratif berada di wilayah RT 12 RW 02. Namun posisinya berhadapan langsung dan menghadap ke permukiman padat RW 08, sehingga warga RW 08 yang paling merasakan dampaknya.

Foto: Sejumlah warga menghadang truk pengangkut sampah milik Suku Dinas Lingkungan Hidup Sektor Tambora di Jalan Duri Utara, Jakarta Barat

Sebelumnya pada Jumat pagi, 10 April 2026, Satuan Petugas Sudin LH Sektor Tambora kedapatan membuang sampah di depo tersebut.

Warga menyebut sudah lebih dari satu minggu petugas LH rutin membuang sampah ke depo ini menggunakan truk kecil. Hari ini jumlahnya lebih banyak, total 6 truk engkel.

Foto: Warga Duri Utara Gelar Pertemuan Tolak TPS

Empat truk sudah terlanjur dibongkar. Saat hendak membuang truk ke-5 dan ke-6, aksi tersebut dihentikan oleh Pengurus RW 08 bersama warga masyarakat yang terdampak langsung.

Hasil Pertemuan Warga

Penolakan itu dikuatkan dalam pertemuan lintas RW yang digelar Jumat malam (10/4/2026) pukul 20.00 WIB di Jl. Duri Utara 3 RT 02 RW 08. Pertemuan dihadiri para pengurus RW, termasuk RW 08 dan RW 02, serta tokoh masyarakat Duri Utara.

“Depo ini memang masuk RW 02, tapi pintu dan bongkar muatnya menghadap ke rumah warga kami di RW 08. Masalahnya, sampah lama belum diangkut tapi truk kecil LH tetap buang ke sini. Jadinya numpuk dobel, baunya makin parah,” kata Agus Sudarso, Ketua RW 08 Duri Utara, saat dikonfirmasi Sabtu (11/4/2026).

Kelurahan Tidak Koordinasi

Selain lokasi yang tidak layak karena berhadapan dengan permukiman, warga juga menyoroti tidak adanya koordinasi dari pihak Kelurahan Duri Utara kepada pengurus wilayah RW 08 maupun RW 02 terkait fungsi depo sebagai transit.

 

“Dampaknya warga kami di RW 08 yang kena langsung. Bau menyengat masuk rumah, pemandangan tidak sedap, banyak lalat dan jadi sarang penyakit. Anak-anak sekolah yang lewat sini setiap hari juga terganggu,” tegas Agus Sudarso.

 

Tiga Tuntutan Warga

Atas kondisi tersebut, warga Duri Utara menyampaikan tiga tuntutan kepada Sudin LH Kota Administrasi Jakarta Barat dan Kelurahan Duri Utara:

1. Menghentikan segera pembuangan sampah oleh petugas LH Sektor Tambora ke Depo/TPS tersebut.

2. Memindahkan lokasi transit sampah ke tempat yang lebih layak, jauh dari pemukiman, dan memenuhi standar teknis pengelolaan sampah.

3. Mengangkut tumpukan sampah eksisting yang belum teratasi.

“Kami mendukung penuh program Pemprov DKI Jakarta terkait Jakarta Bersih dan Sehat. Tapi pelaksanaannya jangan mengorbankan kesehatan dan kenyamanan warga, apalagi lintas RW begini,” tutup Agus.

 

Reporter: Chair

Berita Terkait

Ribuan Perantau Padati Halal Bihalal PJT, Jenderal Wiranto: Paguyuban Harus Jadi Perekat Bangsa
WFH ASN Tekan Kemacetan Jakarta, Dirlantas: Volume Kendaraan Turun Signifikan
Mahasiswa Apresiasi Kinerja Ditlantas Polda Metro Jaya Amankan Mudik Lebaran 2026
Lurah Cililitan Tegaskan Tuduhan Tidak Berdasar, Ajak Semua Pihak Kedepankan Jalur Hukum
Menghidupkan Kembali Semangat Gelanggang Remaja di Era Gen Z
Pangestu Aji, Camat Tambora Pimpin Apel TAMPAN, Libatkan Warga Perkuat Ketertiban Wilayah
Halal Bihalal Jadi Panggung Strategis: Kejari Jakarta Timur dan Insan Pers Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen Transparansi
Antusiasme Tinggi di Halalbihalal PWI Jaya, Bukti Kekompakan Insan Pers Tak Luntur
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:15 WIB

6 Truk Engkel LH Sektor Tambora Kedapatan Buang Sampah Pagi Ini, 2 Truk Berhasil Dihadang Warga RW 08

Minggu, 12 April 2026 - 15:58 WIB

Ribuan Perantau Padati Halal Bihalal PJT, Jenderal Wiranto: Paguyuban Harus Jadi Perekat Bangsa

Sabtu, 11 April 2026 - 11:44 WIB

Mahasiswa Apresiasi Kinerja Ditlantas Polda Metro Jaya Amankan Mudik Lebaran 2026

Kamis, 9 April 2026 - 17:23 WIB

Lurah Cililitan Tegaskan Tuduhan Tidak Berdasar, Ajak Semua Pihak Kedepankan Jalur Hukum

Rabu, 8 April 2026 - 22:46 WIB

Menghidupkan Kembali Semangat Gelanggang Remaja di Era Gen Z

Berita Terbaru

Foto Kondisi rumah kontrakan warga di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe No.55, RT 06/RW 01, Kembangan Utara, Jakarta Barat, yang mengalami kerusakan parah akibat robohnya tiang proyek menara telekomunikasi

Hukum & Kriminal

Tiang Tower Roboh di Kembangan, Warga Terluka—Izin dan Pengawasan Disorot

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:03 WIB

Foto: Anggota TNI bersama warga bergotong royong membangun dan merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan Pra TMMD ke-128 Kodim 0806/Trenggalek di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (11/4/2026).

TNI & POLRI

TMMD 128 Dorong Perbaikan Infrastruktur Desa Sukorejo

Sabtu, 11 Apr 2026 - 21:27 WIB