UMKM BISA Ekspor Tembus USD 23,6 Juta di Awal 2026, Pemerintah Genjot Akses Pasar Global

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digagas Kementerian Perdagangan mencatat kinerja positif pada awal 2026. Sepanjang triwulan I-2026, total transaksi program ini mencapai USD 23,60 juta, dengan lonjakan signifikan terjadi pada Maret.

Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digagas Kementerian Perdagangan mencatat kinerja positif pada awal 2026. Sepanjang triwulan I-2026, total transaksi program ini mencapai USD 23,60 juta, dengan lonjakan signifikan terjadi pada Maret.

JAKARTA  — Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digagas Kementerian Perdagangan mencatat kinerja positif pada awal 2026. Sepanjang triwulan I-2026, total transaksi program ini mencapai USD 23,60 juta, dengan lonjakan signifikan terjadi pada Maret.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi pemerintah dalam mendorong UMKM menembus pasar internasional. Menurutnya, peningkatan ini tidak lepas dari intensifikasi kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli global secara lebih terarah.

“Capaian ini menunjukkan daya saing UMKM Indonesia semakin kuat di pasar internasional. Kami akan terus memperluas akses pasar, memperkuat promosi, dan memastikan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha,” ujar Budi dalam keterangan resmi, Selasa (14/4).

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) mencatat nilai transaksi tersebut berasal dari potensi kesepakatan (MoU) sebesar USD 19,64 juta dan realisasi pesanan (purchase order) sebesar USD 3,96 juta.

Selama periode tersebut, Ditjen PEN telah menyelenggarakan 170 kegiatan business matching yang melibatkan 396 UMKM dengan total partisipasi mencapai 528 kali. Kegiatan ini turut didukung berbagai pemangku kepentingan, mulai dari lembaga keuangan, instansi pemerintah daerah, hingga organisasi internasional.

Dari sisi pasar, program ini berhasil menjangkau berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Inggris, Belanda, Arab Saudi, hingga Kanada, serta kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Adapun sektor produk yang diminati meliputi olahan perikanan, dekorasi rumah dan furnitur, produk kesehatan dan perawatan tubuh, rempah-rempah, makanan dan minuman, produk pertanian, fesyen, kosmetik, hingga produk berbahan plastik.

Direktur Jenderal PEN, Fajarini Puntodewi, menegaskan program UMKM BISA Ekspor dirancang sebagai ekosistem terintegrasi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kualitas produk.

“Kami tidak hanya mempertemukan UMKM dengan buyer, tetapi juga memastikan kesiapan produk, kualitas, dan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan global secara konsisten,” ujarnya.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat program ini adalah PT Faber Instrument Indonesia. Founder dan CEO Helmi Suana Permanahadi mengaku program tersebut membuka peluang besar bagi perusahaannya untuk menembus pasar internasional.

Melalui fasilitasi Kementerian Perdagangan, perusahaannya berkesempatan mengikuti Trade Expo Indonesia serta terhubung dengan berbagai perwakilan dagang Indonesia di luar negeri.

“Kami bangga bisa menjadi bagian dari program ini dan siap berkontribusi lebih jauh dalam promosi produk nasional ke pasar global,” kata Helmi.

Berita Terkait

Ahmad Riza Patria Apresiasi Aksi Sosial Relawan, Dorong Kepedulian terhadap Masyarakat
Koprabu Law Firm Gandeng Irwan Team, Hadirkan Bakti Sosial untuk Masyarakat
Analisis Hukum dan Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045: Dekan FH Jayabaya Bedah Reformasi Regulasi di Podcast EdShareOn
Pembangunan IKN Disorot dari Perspektif Gereja, Romo Yos Tekankan Keadilan
Pemilu 2029 Dibayangi Hoaks AI, Yanto PhD Ingatkan Pentingnya Integritas Pemilih
Haidar Alwi: Ketimpangan Ekonomi Menggerogoti Demokrasi dan Membuka Jalan bagi Dominasi Oligarki atas Kekuasaan Negara.
Komisaris Utama PT Palma Global Indonesia Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Presiden Prabowo Subianto
Tubagus Bahrudin Ucapkan Selamat kepada Marsekal TNI Yusuf Jauhari atas Amanah sebagai Wakil Menteri Pertahanan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Ahmad Riza Patria Apresiasi Aksi Sosial Relawan, Dorong Kepedulian terhadap Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Koprabu Law Firm Gandeng Irwan Team, Hadirkan Bakti Sosial untuk Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pembangunan IKN Disorot dari Perspektif Gereja, Romo Yos Tekankan Keadilan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Pemilu 2029 Dibayangi Hoaks AI, Yanto PhD Ingatkan Pentingnya Integritas Pemilih

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Haidar Alwi: Ketimpangan Ekonomi Menggerogoti Demokrasi dan Membuka Jalan bagi Dominasi Oligarki atas Kekuasaan Negara.

Berita Terbaru