JAKARTA – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga permukiman padat di wilayah Jalan Kebon Sayur 1, RT 08/RW 15, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Kali ini, satu unit sepeda motor milik seorang pedagang nasi Padang dilaporkan hilang diduga dicuri saat menjelang waktu salat subuh pada Sabtu (23/5/2026).
Korban diketahui bernama Arbiyanto Saputra BN, seorang pengusaha sekaligus pedagang nasi Padang di kawasan tersebut. Sepeda motor yang hilang merupakan Honda Vario Techno 110 tahun 2009 bernomor polisi B 3282 TJX yang selama ini digunakan untuk aktivitas usaha dan berbelanja kebutuhan warung makan miliknya.
Saat ditemui dan diwawancarai, Arbiyanto mengaku baru menyadari motornya hilang sekitar pukul 07.00 WIB ketika hendak pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan dagangan.
“Sekitar jam tujuhan saya mau ke pasar. Pas mau nyalain motor, saya lihat kok motor saya sudah nggak ada. Saya sempat tanya ke orang rumah dan tetangga, kirain dipakai bapak atau ada yang bawa dari malam, ternyata memang sudah hilang,” ujar Arbiyanto dengan nada masih syok.
Korban mengaku kehilangan tersebut membuat dirinya terpukul lantaran kendaraan itu sangat penting untuk menunjang aktivitas usahanya sehari-hari. Motor tersebut biasa dipakai untuk belanja bahan makanan dan keperluan operasional warung nasi Padang yang dikelolanya.
Ia juga menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan motor resmi dan memiliki dokumen lengkap.
“Motor resmi, bukan motor bodong. Ada BPKB dan surat-surat lengkap semua,” katanya.
Hingga saat ini, korban mengaku belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian karena masih dalam kondisi terguncang akibat kejadian tersebut. Namun demikian, ia berencana segera mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Masih syok dan berusaha nenangin diri dulu. Nanti mau cari alat bukti lain seperti CCTV dan sebagainya supaya lebih jelas,” ungkapnya.
Meski demikian, Arbiyanto berharap motornya dapat ditemukan kembali dan pelaku pencurian segera ditangkap aparat kepolisian. Ia menilai aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut mulai meresahkan warga karena disebut bukan kali pertama terjadi.
“Harapannya mudah-mudahan ada warga yang lihat atau polisi bisa bekerja mengungkap kejadian ini. Soalnya sudah meresahkan banget. Beberapa hari atau minggu lalu juga ada kejadian serupa. Takutnya pelakunya orang yang sama,” tuturnya.
Keterangan saksi di lokasi turut memperkuat dugaan pencurian terjadi pada dini hari. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa sekitar pukul 03.00 WIB dirinya masih melihat motor korban terparkir di lokasi.
“Jam tiga pagi saya masih lihat motor korban ada, parkir di samping motor saya,” kata saksi.
Sementara itu, pemilik rumah yang memiliki kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi menyebut rekaman video sempat menangkap dugaan keberadaan pelaku. Namun, proses pengamatan terkendala karena posisi pelaku beberapa kali tertutup kendaraan mobil yang terparkir di lokasi kejadian.
“Di CCTV diduga terlihat dua orang pelaku, tapi sempat terhalang mobil yang parkir di situ,” ujarnya.
Peristiwa ini pun memicu keresahan warga sekitar. Mereka berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli keamanan serta segera mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Warga juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik di lingkungan mereka maupun di wilayah lainnya.
“Semoga ini jadi yang terakhir. Jangan sampai ada korban lain lagi. Kami berharap pelakunya cepat ditangkap supaya warga merasa aman,” ujar salah satu warga.
Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut hingga kini masih menjadi perhatian warga sekitar sambil menunggu langkah lanjutan korban untuk membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin



































