JURNAL PENDIDIKAN PANCASILA
Dr. Catur Galuh Ratnagung SH, MH, Mpd.
Helmi AR
Leo Sahat Martua Napitu
Djibril Abdul Dzaki
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas, Pamulang Tangerang.
Abstrak
Jakarta – Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia. Di era digital, perkembangan teknologi dan media sosial membawa berbagai dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan tetap menjaga persatuan bangsa. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur mengenai Pendidikan Pancasila dan perkembangan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial dapat membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, toleran, kritis, serta bertanggung jawab dalam bermedia sosial. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan mampu menghadapi tantangan global.
Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, Mahasiswa, Era Digital, Karakter Bangsa.
Pendahuluan
Pancasila merupakan ideologi negara yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Namun, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat, khususnya mahasiswa. Kemudahan mengakses informasi sering kali diiringi dengan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, dan menurunnya etika dalam berkomunikasi.
Melalui Pendidikan Pancasila, mahasiswa diharapkan mampu memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari sehingga tetap memiliki karakter yang kuat di tengah arus globalisasi.
Rumusan Masalah
Bagaimana pentingnya Pendidikan Pancasila bagi mahasiswa di era digital?
Bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa?
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan sumber akademik yang membahas Pendidikan Pancasila.
Pembahasan
1. Pentingnya Pendidikan Pancasila
Pendidikan Pancasila berfungsi membentuk karakter bangsa, meningkatkan rasa nasionalisme, memperkuat persatuan, serta menanamkan sikap demokratis dan tanggung jawab sebagai warga negara.
2. Implementasi Nilai Pancasila
Sila Pertama: Menghormati kebebasan beragama dan menjaga toleransi.
Sila Kedua: Menghargai sesama, tidak melakukan perundungan, baik secara langsung maupun di media sosial.
Sila Ketiga: Menjaga persatuan meskipun berbeda suku, agama, dan budaya.
Sila Keempat: Mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.
Sila Kelima: Bersikap adil, menghargai hak orang lain, dan ikut menciptakan lingkungan yang harmonis.
3. Tantangan di Era Digital
Mahasiswa menghadapi tantangan berupa penyebaran berita bohong, radikalisme digital, cyberbullying, serta rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menggunakan media digital secara bijaksana.
Kesimpulan
Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa di era digital. Implementasi nilai-nilai Pancasila mampu menciptakan generasi yang berakhlak, toleran, cinta tanah air, serta bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Dengan demikian, Pancasila tetap relevan sebagai landasan moral dalam menghadapi perkembangan zaman.
Daftar Pustaka
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Kaelan. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku Pendidikan Pancasila.
Notonagoro. Pancasila Dasar Falsafah Negara.



































