Amir Yanto: Anggar, Diplomasi, dan Pariwisata di Tengah Gejolak Dunia

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Sapta Oktohari. Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Raja Sapta Oktohari. Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

 

Nusa Dua – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi), Amir Yanto, menyebut Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali sebagai bukti bahwa olahraga dan pariwisata dapat tumbuh berdampingan. Ia juga menyoroti peran kejuaraan ini sebagai ruang perjumpaan antarbangsa di tengah ketegangan geopolitik global.

Amir Yanto Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia.

 

“Olahraga bukan sekadar arena kompetisi. Ia bisa menjadi jembatan perdamaian, mempererat hubungan antarnegara,” kata Amir dalam sambutannya pada acara pembukaan yang digelar di Ballroom The Westin Resort, Nusa Dua, Selasa malam, 17 Juni 2025.

 

Turnamen ini diikuti 830 atlet dan ofisial dari 27 negara. Mereka bertanding selama sepekan di Bali, mempertandingkan tiga jenis senjata—sabel, floret, dan degen—baik untuk nomor individu maupun beregu.

 

Amir menekankan bahwa kehadiran ratusan delegasi internasional di tengah situasi global yang tidak stabil membuktikan kekuatan olahraga sebagai pemersatu. Ia menyebut beberapa negara batal hadir karena situasi geopolitik, namun solidaritas tetap terasa di antara mereka yang datang. “Mari kita doakan agar dunia segera damai. Anggar bukan hanya soal teknik, tetapi juga kehormatan dan etika,” ujarnya.

 

Bali dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Amir, pulau ini tak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tapi juga menjadi simbol harmoni dan keramahtamahan. PB Ikasi ingin menjadikan momen ini sebagai bagian dari upaya mendukung sport tourism yang tengah digalakkan pemerintah.

 

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari. menyebut kejuaraan ini sebagai tonggak penting bagi PB Ikasi. “Bali menjadi saksi sejarah bagi Amir Yanto—tempat ia terpilih sebagai ketua umum, dan kini menjadi tuan rumah turnamen anggar terbesar di Asia Pasifik,” katanya.

 

Okto berharap kepercayaan dunia terhadap Indonesia makin menguat. Ia menyerukan agar anggar tak hanya dipandang sebagai cabang olahraga, tapi juga bahasa damai yang menyatukan bangsa-bangsa.

 

Acara pembukaan berlangsung meriah, menampilkan seni pertunjukan bernuansa lokal yang memadukan unsur anggar dengan tari Bali. Sebuah cara halus, namun kuat, untuk memperkenalkan wajah Indonesia yang damai, terbuka, dan siap menyambut dunia.

 

 

 

 

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia
Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum
Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas
Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia
Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda
Menbud Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tegaskan Komitmen Pelestarian dan Revitalisasi
Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tekankan Kolaborasi Pelestarian
Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum

Sabtu, 25 April 2026 - 10:14 WIB

Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas

Selasa, 21 April 2026 - 00:51 WIB

Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda

Berita Terbaru