Gotong Royong TNI dan Warga Hasilkan Akses Ekonomi di Ngranget

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Baru di Ngranget, Petani Kini Lebih Mudah Kirim Hasil Panen

Jalan Baru di Ngranget, Petani Kini Lebih Mudah Kirim Hasil Panen

MADIUN – Di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Madiun, jalan sepanjang 3,5 kilometer kini menjadi nadi baru kehidupan warga. Jalan itu dibuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun. Bagi warga desa di lereng Gunung Wilis ini, keberadaan jalan bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan pintu keluar dari keterisolasian.

“Kalau jalannya bagus, hasil kebun bisa langsung sampai pasar. Biaya angkut berkurang, harga pun lebih stabil,” ujar Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Senin (25/8/2025). Ia menilai akses baru ini akan ikut menahan laju inflasi, terutama karena Ngranget memiliki komoditas pertanian dan perkebunan yang penting bagi pasar lokal.

Selama ini, warga yang tinggal di Dusun Nglengko harus menempuh perjalanan 43 kilometer menuju Caruban, ibu kota Kabupaten Madiun. Kini jarak itu menyusut menjadi 30 kilometer, dengan jalur yang lebih layak dilalui kendaraan.

Ngranget dikenal sebagai penghasil cengkeh, cokelat, dan kopi. Komoditas pertanian lain seperti porang dan jagung juga banyak dihasilkan dari lahan warga. Namun, keterbatasan akses membuat biaya distribusi tinggi. Petani sering kali terpaksa menjual hasil panen ke tengkulak dengan harga rendah karena produk mereka tak bisa segera masuk pasar.

Kehadiran jalan baru menjadi penanda perubahan. Lahan-lahan pertanian di sepanjang jalur kini lebih mudah dijangkau. Warga yang dulu hanya mengandalkan jalan setapak tanah, kini bisa mengangkut hasil kebun dengan kendaraan roda empat.

Lebih dari itu, pembangunan yang lahir dari kerja sama TNI dan masyarakat ini menumbuhkan kembali rasa percaya diri warga desa. Bahwa dari pelosok pun, mereka ikut menyumbang kekuatan untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Meski jalan baru belum menyelesaikan seluruh persoalan desa, ia telah menghadirkan arah baru. Dari Ngranget, harapan tumbuh bersama kokohnya jalan, dan dari desa kecil di lereng Wilis itu pula, semangat gotong royong membuktikan bahwa pembangunan tak hanya soal beton dan aspal, tetapi juga tentang kehidupan yang lebih baik.

 

Penulis : Yoga Stevian

Berita Terkait

Kemarau Panjang, TNI-Polri Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul
Yudo Margono Ajak Purnawirawan TNI AL Teladani Semangat Juang Para Pendahulu
Membangun Arsitektur Ekonomi Indonesia Abad ke-21 Menuju Kedaulatan Nasional
Dankodaeral IV Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan TNI di Lingga
Ruang Digital Jadi Garis Depan Baru, TNI AL Dorong Transformasi Dinas Penerangan
Alih Tugas ke Kodam XXIV, Letkol Meina Helmi Berpamitan dengan Prajurit Korem 081/DSJ
Kemarau Melanda, TNI dan BBWS Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Panggul
Sekolah Rakyat di Madiun Dibuka, Korem 081/DSJ: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah karena Ekonomi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kemarau Panjang, TNI-Polri Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Yudo Margono Ajak Purnawirawan TNI AL Teladani Semangat Juang Para Pendahulu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Membangun Arsitektur Ekonomi Indonesia Abad ke-21 Menuju Kedaulatan Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Dankodaeral IV Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan TNI di Lingga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Ruang Digital Jadi Garis Depan Baru, TNI AL Dorong Transformasi Dinas Penerangan

Berita Terbaru