Dari Tanah Berlumpur Menuju Jalan Rabat: Harapan Baru Petani Kembangan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki bersama Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti,bersama unsur Forkopimda meninjau langsung proses pembangunan rabat jalan usaha tani di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Rabu (8/10/2025).

Foto: Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki bersama Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti,bersama unsur Forkopimda meninjau langsung proses pembangunan rabat jalan usaha tani di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Rabu (8/10/2025).

Magetan – Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, menyimpan potensi besar di bidang pertanian. Dengan penduduk sekitar 3.443 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai petani, desa di lereng Gunung Lawu ini dikenal subur dan kaya akan komoditas unggulan seperti padi, tebu, jagung, hingga kacang tanah. Namun, potensi tersebut kerap terkendala oleh minimnya infrastruktur pendukung, terutama akses jalan menuju lahan persawahan.

Di musim penghujan, jalan tanah yang menjadi jalur utama petani menuju sawah berubah licin dan sulit dilalui. Kondisi itu membuat warga kerepotan, terutama saat mengangkut hasil panen. “Ini keluhan yang sering disampaikan petani. Kalau musim panen berbarengan dengan hujan, mereka kesulitan membawa hasil panennya,” ungkap Kepala Desa Kembangan, Yani Maryadi, usai pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan, Rabu (8/10/2025).

Melihat kebutuhan mendesak tersebut, TNI melalui TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan menggulirkan program rabat jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter. Program ini mendapat apresiasi dari Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto. Menurutnya, pembangunan akses jalan layak menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau kita ingin mendukung petani, maka harus kita siapkan infrastrukturnya. Dengan jalan yang memadai, aktivitas pertanian lebih lancar, hasil panen bisa cepat diangkut, dan perekonomian masyarakat ikut bergerak,” tegas perwira menengah TNI AD lulusan Akmil 1998 itu.

Jalan rabat tersebut tidak hanya bermanfaat bagi petani, tetapi juga berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, yakni dari Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro menuju Desa Temboro, Kecamatan Karas. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian warga diharapkan semakin hidup.

Tak berhenti di situ, TMMD ke-126 juga menyentuh berbagai sektor lain. Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki menyebutkan sejumlah pembangunan fisik yang tengah berjalan, antara lain pembuatan talud di tiga titik sepanjang 217 meter, renovasi masjid, pembangunan dua Poskamling, serta program unggulan Kasad berupa 7 unit sumur bor, renovasi 15 rumah tidak layak huni (Rutilahu), dan penghijauan dengan penanaman 1.000 bibit pohon produktif.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa bakti sosial, penyuluhan kesehatan, pencegahan stunting, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. “Kami ingin TMMD ini benar-benar menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, bukan hanya infrastruktur, tapi juga kesejahteraan dan kesehatan warga,” jelasnya.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI. Ia menilai, TMMD sangat membantu mempercepat pembangunan di daerah pedesaan. “Desa Kembangan memang membutuhkan perhatian, terutama akses jalan menuju sawah. Kehadiran TMMD ini sangat bermanfaat, apalagi dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya program TMMD ke-126, harapan petani Desa Kembangan untuk memiliki akses jalan yang layak mulai terwujud. Dari jalan tanah yang licin menuju rabat beton yang kokoh, pembangunan ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju masa depan pertanian yang lebih produktif sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis Matyadi

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan
Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Sah! Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kuat Kapolri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Berita Terbaru