Ditlantas Polda Metro Jaya Siapkan Lima Strategi Antisipasi Arus Balik Nataru 2025/2026

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Lalu Lintas. (Dok-Antara)

Foto: Ilustrasi Lalu Lintas. (Dok-Antara)

JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali ke wilayah Jabodetabek.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandie, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun lima rencana aksi utama guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas, khususnya di ruas tol yang menjadi titik krusial pergerakan kendaraan.

“Dalam menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026, Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan lima langkah antisipatif yang bersifat situasional dan terukur,” ujar Kompol Dhanar dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (29/12/2025).

Langkah pertama yang dilakukan adalah penggelaran dan penambahan personel di sejumlah gerbang tol utama yang menjadi pintu masuk arus balik menuju Jabodetabek. Fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan dilakukan di Gerbang Tol Cililitan, Halim, Cikunir 8, serta Cikunir 6 yang selama ini kerap menjadi titik kepadatan.

Langkah kedua, Ditlantas Polda Metro Jaya memperkuat koordinasi dengan PT Jasa Marga untuk mengoptimalkan layanan mobile reader (MR), baik dari sisi kesiapan petugas maupun perangkat pendukung. Optimalisasi ini diharapkan dapat mempercepat proses transaksi di gerbang tol dan meminimalkan antrean kendaraan.

Sementara itu, langkah ketiga berupa penerapan rekayasa lalu lintas contra flow sebagai respons terhadap potensi lonjakan volume kendaraan. Skema contra flow direncanakan diberlakukan dari Kilometer 0 atau sekitar Gerbang Tol Halim hingga Kilometer 8 kawasan Semanggi. Selain itu, PJR juga menyiapkan skenario contra flow tambahan dengan pola penarikan arus apabila terjadi kepadatan signifikan di titik tertentu.

“Rekayasa ini bersifat situasional, akan diberlakukan jika kondisi di lapangan menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang,” jelas Dhanar.

Langkah keempat adalah penerapan penyekatan kendaraan, khususnya di Gerbang Tol Cikunir 8. Dalam skema ini, kendaraan berat dengan sumbu tiga atau lebih akan dihalau agar tidak memasuki ruas Tol JORR, guna menjaga kelancaran arus kendaraan pribadi yang mendominasi arus balik Nataru.

Adapun langkah kelima, Ditlantas Polda Metro Jaya bersama PT Jasa Marga terus menggencarkan sosialisasi kepada para pengguna jalan tol agar memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Upaya ini dinilai krusial untuk mencegah hambatan transaksi yang dapat berdampak pada penumpukan kendaraan.

“Kesadaran pengguna jalan untuk memeriksa saldo e-toll sebelum perjalanan sangat membantu kelancaran arus lalu lintas,” tambah Dhanar.

Di sisi lain, PT Jasa Marga memprediksi arus balik menuju wilayah Jabodetabek mulai mengalami peningkatan sejak Minggu (28/12), setelah sebelumnya terjadi lonjakan arus keluar pada periode libur Natal 2025.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek diperkirakan terus meningkat seiring berakhirnya masa libur.

“Pada libur Hari Raya Natal 2025, volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan,” kata Rivan.

Berdasarkan data proyeksi Jasa Marga, pada periode H+3 Natal atau Minggu (28/12) pukul 06.00 WIB hingga Senin (29/12) pukul 06.00 WIB, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabodetabek diperkirakan mencapai 191.975 kendaraan. Angka tersebut meningkat sekitar 7,16 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di kisaran 179.147 kendaraan.

Dengan kombinasi strategi pengaturan lalu lintas, rekayasa arus, serta koordinasi lintas instansi, aparat kepolisian dan pengelola jalan tol berharap arus balik Nataru 2025/2026 dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali, sekaligus meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI
Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara
Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Rumah Kos Bidara Cina, Jatinegara
Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Polri Kerahkan K9 dan 2,5 Ton Logistik, Perkuat Operasi Kemanusiaan Gempa NTT
Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Rumah Kos Bidara Cina, Jatinegara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib

Berita Terbaru