Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk melanjutkan dukungan terhadap program swasembada pangan ke sektor yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat.
Mengutip pernyataan presiden, Untoro menyebut capaian swasembada beras menjadi tonggak penting bagi kemandirian nasional. “Bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya, merujuk pada arahan langsung Prabowo yang mengapresiasi kerja kolaboratif pemerintah, TNI, dan petani.
Namun, menurutnya keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Korem 081/DSJ bersama kodim dan koramil di wilayah Madiun Raya justru diminta meningkatkan peran pendampingan agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Ia menilai tantangan ke depan berada pada komoditas strategis lain seperti gula, jagung, dan kebutuhan pangan nonberas.
“Kalau saat ini kita swasembada beras, sesuai arahan bapak presiden, berikutnya bisa gula dan lainnya,” kata Untoro. Target itu, lanjutnya, memerlukan konsistensi di lapangan, mulai dari percepatan masa tanam, ketersediaan pupuk, hingga pengendalian hama.
Model pendampingan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD disebutnya menjadi salah satu instrumen utama. Babinsa diterjunkan mendampingi petani sejak awal tanam hingga panen, termasuk membantu mengurai kendala pengairan dan distribusi sarana produksi. Langkah tersebut diklaim efektif memperpendek birokrasi dan mempercepat respons saat terjadi persoalan.
Untoro juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Panen raya virtual bersama presiden, menurutnya, menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan riil petani di daerah.
“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya. Korem 081/DSJ memastikan dukungan itu akan berlanjut sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.
Reporter: Matyadi




































