JAKARTA — Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menegaskan pentingnya respons yang transparan, akuntabel, dan berbasis solusi dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.
Hal itu disampaikan Arifin usai memimpin apel pagi bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Arifin menekankan, setiap laporan warga harus ditangani dengan kerja nyata, bukan sekadar formalitas administratif atau dokumentasi tanpa dampak langsung.
“Pengaduan masyarakat harus dijawab dengan penyelesaian yang benar, bukan hanya foto-foto kegiatan yang tidak memberikan manfaat,” kata Arifin.
Arifin juga menyoroti praktik penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penyelesaian laporan warga yang sempat terjadi. Ia menilai hal tersebut sebagai pelanggaran dan bentuk kebohongan publik yang tidak dapat ditoleransi.
Menurutnya, pengawasan berjenjang perlu diperkuat, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan, guna memastikan setiap laporan benar-benar ditindaklanjuti secara tuntas.
Arahan ini sejalan dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta agar seluruh ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons pengaduan masyarakat secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Arifin menegaskan, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui bukti kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.



































